Ribuan Pencari Kerja di Pandeglang Galau
PANDEGLANG – Sejumlah pencari kerja di Kabupaten Pandeglang masih membludak, menandakan masih tingginya jumlah masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Para pencari kerja (pencaker) tersebut memenuhi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang datang dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Pandeglang, dengan usia yang masih produktif atau fresh graduate sampai usia dewasa mengantri untuk membuat kartu pencari kerja.
Dari data yang dihimpun, jumlah pencari kerja berdasarkan pembuatan artu pencari Kerja (AK.1) periode Januari – 9 Juni 2020 tercatat sebanyak 2.183 orang, penempatan 168 orang, sementara yang belum bekerja atau masih mencari pekerjaan sebanyak 2.015 orang.
Salah seorang pencaker, Santi mengatakan, dirinya membuat kartu pencaker tersebut untuk melamar kerja di salah satu perusahaan yang ada di daerah Kota Tangerang, namun kepastian diterima atau tidaknya belum terlihat.
“Kalau saya rencananya mau melamar pekerjaan di Tangerang diajak teman saya, tapi yang namanya melamar juga kan belum tentu diterima juga, saya datang kesini siapa tahu dapat informasi lowongan pekerjaan dari dinas ini, kalau tidak diterima ya kita terus mencari lagi, sampai dapat,” katanya saat ditemui di Kantor Disnakertrans, Rabu (10/6/2020).
Sementara itu, Kabid Penempatan Kerja Disnakertrans, Dadun Kohar mengatakan, masih tingginya angka pengangguran merupakan dampak covid-19, karena banyak perusahaan yang tidak mengambil resiko dan menutup operasinal serta memberhentikan para pekerja.
“Penyebab masih tingginya pencari kerja, salah satunya karena sejak Februari 2020 beberapa perusahaan umumnya menghentikan penerimaan pekerja, bahkan berhenti produksi sebagai dampak merebaknya covid- 19,” kata Dadun.
Menurutnya, untuk masalah tujuan pencaker tersebut bukan untuk mencari pekerjan di dalam kota, namun mengadu nasib di wilayah luar kota. Karena usia yang masih produktif tersebut mencari pekerjaan yang berbasis industri.
“Pada umumnya hasil wawacara dengan pembuat kartu AK.1, mereka akan mencari pekerjaan keluar Pandeglang seperti Cikande, Tangerang bahkan Jakarta. Hal ini karena animo masyarakat Pandeglang terutama yang berusia di bawah 30 tahun (18- 30 tahun) lebih milih bekerja di sektor industri,” tuturnya. (De/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.