45 Organisasi Wanita Siap Ramaikan Gebyar Bakti Wanita Nusantara di Cilegon
HARIANBANTEN.CO.ID – Sebanyak 45 organisasi wanita di Kota Cilegon bakal ambil bagian dalam Gebyar Bakti Wanita Nusantara yang digagas Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Alun-Alun Kota Cilegon pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Kesiapan acara dibahas dalam rapat persiapan yang digelar di Aula PKK Kota Cilegon, Selasa (21/7/2026). Rapat dihadiri perwakilan organisasi wanita yang akan terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Ketua GOW Kota Cilegon sekaligus Penanggung Jawab Gebyar Bakti Wanita Nusantara, Nur Kusuma Ngarasari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum menyatukan seluruh organisasi wanita di Kota Cilegon dalam satu kolaborasi.
Menurutnya, meski digagas oleh GOW, pelaksanaan acara merupakan hasil kerja bersama puluhan organisasi wanita yang ada di Kota Cilegon.
“Kalau saya ditanya apakah ini acara GOW? Iya. Tetapi pengisi acaranya adalah semua organisasi di Kota Cilegon. Jadi, ini adalah acara kita bersama,” kata perempuan yang akrab disapa Raras itu.
Raras menjelaskan, Gebyar Bakti Wanita Nusantara merupakan bagian dari peringatan hari ulang tahun GOW Kota Cilegon. Namun, perayaannya dikemas lebih luas dengan melibatkan seluruh organisasi wanita sebagai bentuk penguatan peran perempuan di Kota Baja.
“Gabungan Organisasi Wanita tidak bisa hanya GOW saja. Saya membutuhkan ibu-ibu semua, wanita-wanita hebat yang ada di Kota Cilegon untuk menyukseskannya bersama. Kalau saya bisa bilang, ini adalah ulang tahun wanita-wanita organisasi di Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi wadah bagi setiap organisasi untuk memperkenalkan program, kreativitas, serta kontribusi yang selama ini telah dilakukan kepada masyarakat.
Menurutnya, organisasi wanita di Kota Cilegon memiliki potensi besar jika mampu bersinergi. Karena itu, GOW ingin menjadikan Gebyar Bakti Wanita Nusantara sebagai ajang menunjukkan kekuatan kolaborasi perempuan hingga dikenal lebih luas.
“Saya ingin satu Indonesia tahu GOW Kota Cilegon punya kekuatan seperti apa. Oleh karena itu, insya Allah nanti kita akan bekerja sama dengan Diskominfo, beberapa media besar, dan juga influencer. Saya berharap apa yang kita upayakan bersama menghasilkan dampak yang luar biasa,” ungkapnya.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sejumlah layanan sosial akan disediakan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian kacamata gratis hingga kegiatan sosial lainnya.
Selain itu, sekitar 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga akan dilibatkan untuk ikut meramaikan kegiatan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Harapannya, selain networking dan silaturahmi, kita juga bisa berdampak bersama. Saat ini ada sekitar 40 UMKM yang akan berpartisipasi. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa ikut mendorong roda ekonomi,” tuturnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, seluruh organisasi wanita yang terlibat juga akan melakukan penanaman pohon di kawasan Alun-Alun Kota Cilegon. Kegiatan itu menjadi implementasi dari semangat “Bakti” yang diusung dalam acara tersebut.
Menurut Raras, penanaman pohon diharapkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus meninggalkan jejak bagi setiap organisasi yang berpartisipasi.
“Kita tidak hanya potong-potong kue. Kita akan menanam pohon bersama-sama. Harapannya nanti kita punya hutan organisasi. Jadi, ketika melihat pohon di Alun-Alun, kita bisa mengatakan, ‘Oh, itu pohon yang saya tanam waktu itu’,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan nama “Nusantara” mencerminkan semangat persatuan dari berbagai organisasi wanita dengan latar belakang yang beragam. Melalui kegiatan tersebut, GOW berharap seluruh organisasi terus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat dan pembangunan Kota Cilegon.
“Harapan saya, kita tunjukkan kecantikan dan keanggunan organisasi di Kota Cilegon. Kita tunjukkan bahwa kita bekerja dan hidup untuk Indonesia,” pungkasnya.
Gebyar Bakti Wanita Nusantara diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarorganisasi wanita sekaligus mendorong kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi, dan peran perempuan dalam pembangunan Kota Cilegon. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.