HARIANBANTEN.CO.ID – Kebakaran melanda pabrik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, RT 001/RW 003, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2026) malam.

Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang. Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 22.31 WIB dan tim pemadam kebakaran diberangkatkan menuju lokasi empat menit kemudian.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.45 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area sekitar.

“Dalam penanganan kejadian tersebut, Pemkot Tangerang mengerahkan sebanyak 95 personel pemadam kebakaran yang didukung 19 unit armada pemadam,” kata Mahdiar, Senin (22/6/2026).

Selain personel pemadam kebakaran, penanganan kebakaran juga melibatkan berbagai unsur pendukung. Dua personel Koramil, enam personel Dinas Kesehatan, serta 30 relawan turut diterjunkan ke lokasi guna membantu proses penanganan darurat.

Mahdiar menjelaskan, fokus utama petugas saat ini adalah mengendalikan kobaran api dan melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Seluruh personel yang bertugas saat ini masih fokus melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Prioritas utama kami adalah memastikan api dapat segera dikendalikan serta mencegah risiko yang dapat membahayakan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Berdasarkan laporan sementara, area yang terbakar merupakan bagian dari pabrik PT Murni Karetindo Lestari. Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

BPBD Kota Tangerang memastikan seluruh unsur yang terlibat terus bersinergi hingga proses pemadaman dan pengamanan lokasi selesai dilakukan. Satu unit kendaraan Koramil dan satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan juga disiagakan untuk mendukung penanganan di lapangan.

Pihak BPBD turut mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran demi keselamatan serta kelancaran proses pemadaman yang masih berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan dan memastikan kondisi di sekitar area pabrik tetap aman. (red)