Program Bilingual SMPIT Bina Insan Kragilan, Siswa Makin Percaya Diri Berbahasa Inggris
HARIANBANTEN.CO.ID – SMPIT Al Quran Bina Insan Kragilan, Kabupaten Serang, menutup rangkaian Program Bilingual setelah berlangsung selama sepekan. Kegiatan yang digelar sejak Senin (3/8) hingga Sabtu (8/8/2026) itu ditutup dengan Farewell Party.
Dalam acara penutupan, para siswa menunjukkan berbagai kreativitas menggunakan bahasa Inggris. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk capaian pembelajaran setelah mengikuti program bersama tutor dari WEST Kampung Inggris Pare.
Selama sepekan, siswa mendapatkan pembelajaran dengan metode interactive learning. Materi yang diberikan mencakup vocabulary, speaking, structure, hingga diskusi interaktif bersama para tutor.
Metode tersebut tidak hanya membuat siswa memahami materi bahasa Inggris, tetapi juga mendorong mereka lebih berani berbicara dan mengekspresikan diri.
Penanggung Jawab Program Bilingual SMPIT Al Quran Bina Insan Kragilan, Mardiana, mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan program baru di sekolah.
“Rangkaian program Bilingual yang berlangsung selama satu pekan terakhir resmi berakhir hari ini. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mempromosikan pentingnya penguasaan multibahasa dan sekaligus memperkenalkan program baru untuk SMPIT Al Quran Bina Insan,” ujar Mardiana, Sabtu (8/8/2026).
Mardiana berharap program bilingual tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan berakhir. Menurutnya, kemampuan berbahasa dapat menjadi jembatan untuk membangun komunikasi dan saling memahami.
“Bahasa mungkin berbeda, tetapi semangat untuk saling memahami adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Kami berharap program bilingual ini terus berlanjut di luar rangkaian acara ini,” tuturnya.
Targetkan Siswa Berdaya Saing Global
Kepala Sekolah SMPIT Al Quran Bina Insan Kragilan Abdul Hakim mengatakan Program Bilingual merupakan salah satu program unggulan terbaru sekolah.
Program tersebut, kata dia, sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia sekaligus memiliki daya saing global.
“Program ini diadakan sejalan dengan visi SMPIT Al Quran Bina Insan Kragilan, yaitu terwujudnya generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berdaya saing global,” kata Abdul Hakim.
Dia berharap siswa memiliki keseimbangan antara pemahaman agama, akhlak, wawasan, serta kemampuan komunikasi internasional.
“Saya ingin siswa-siswi SMPIT Al Quran Bina Insan tumbuh menjadi generasi yang kuat dalam iman, kokoh dalam akhlak, cinta kepada Al-Qur’an, tetapi pada saat yang sama memiliki wawasan yang luas, kemampuan komunikasi yang baik, percaya diri, serta mampu berinteraksi dan bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Siswa Akui Makin Percaya Diri
Program tersebut juga mendapat respons positif dari peserta didik. Tsania Nur Amalina, siswa kelas IX SMPIT Al Quran Bina Insan, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti pembelajaran bersama tutor dari Kampung Inggris Pare.
Dia menilai metode pembelajaran yang interaktif membuat kegiatan belajar bahasa Inggris terasa menyenangkan.
“Mengikuti kegiatan bilingual bersama para tutor dari WEST Kampung Inggris Pare benar-benar pengalaman yang sangat luar biasa. Metode pembelajaran yang diajarkan para tutor sangat interaktif dan menyenangkan, sehingga berhasil meningkatkan kepercayaan diri saya untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara alami,” ujar Tsania yang akrab disapa Alyn.
Alyn mengaku ingin kegiatan serupa kembali digelar dengan durasi yang lebih panjang. Dia bahkan menyebut siap jika program bilingual tersebut berlangsung selama satu bulan.
“Terima kasih banyak kepada sekolah dan para tutor atas ilmu serta pengalaman berharga ini. I am very happy to be able to participate in this bilingual activity,” pungkasnya. (rls)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.