Cetak SDM Unggul, Korean Language Program POSCO Batch 2 Luluskan 87 Peserta
HARIANBANTEN.CO.ID – Sebanyak 87 peserta resmi menyelesaikan Korean Language Program Batch 2 yang digelar POSCO 1% Foundation bersama KRAKATAU POSCO.
Kelulusan peserta ditandai dengan Graduation Ceremony Korean Language Program Batch 2 di Auditorium HRDC KRAKATAU POSCO, Cilegon, Senin (21/9/2026).
Program ini merupakan kolaborasi POSCO 1% Foundation dan KRAKATAU POSCO bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) serta Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon.
Program pelatihan Bahasa Korea tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan pendidikan dan karier.
Sebanyak 87 peserta mengikuti tiga kategori kelas, yakni EPS-TOPIK, kelas umum, dan kelas remaja.

Kelas EPS-TOPIK diikuti 38 peserta yang terbagi dalam Kelas A dan B. Kelas ini dipersiapkan bagi peserta yang ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Korea sebagai bekal mengikuti peluang pendidikan maupun bekerja di Korea Selatan.
Kemudian, kelas umum diikuti 38 peserta. Pembelajaran difokuskan pada kemampuan komunikasi Bahasa Korea sehari-hari serta pengembangan diri.
Sementara itu, kelas remaja diikuti 13 peserta. Kelas ini menjadi sarana pengenalan Bahasa Korea dan budaya Korea sejak usia muda.
Department Head of PR & GA KRAKATAU POSCO, Eka Manti Saputra, mengatakan pelaksanaan Batch 2 merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas SDM lokal.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam memperluas akses peningkatan kompetensi masyarakat.
“Program ini diharapkan tidak hanya membuat peserta mampu memahami bahasa Korea, tetapi juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan rekan-rekan dari Korea,” ujar Eka.
Eka mengatakan peserta EPS-TOPIK diharapkan dapat memanfaatkan kemampuan yang diperoleh selama pelatihan untuk membuka peluang di masa depan.
“Khusus bagi peserta EPS-TOPIK, program ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun membuka peluang berkarier di perusahaan Korea maupun bekerja langsung di Korea Selatan,” katanya.
Ketua Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Mathilda, mengatakan GNI berperan sebagai mitra pelaksana di bidang pendidikan.
“Melalui pendidikan yang baik, para peserta diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan diri dan berkarier, termasuk di perusahaan global seperti di Korea Selatan,” jelas Mathilda.
Salah satu peserta, Ismayatul Aeni, merasakan langsung manfaat program tersebut. Peserta EPS-TOPIK Kelas A itu dinobatkan sebagai Best Student dengan nilai sempurna.
Ismayatul mengaku pembelajaran bersama native speaker dari Korea membuat proses belajar lebih interaktif.
“Belajar langsung bersama pengajar asli dari Korea membuat suasana kelas menjadi lebih interaktif dan tidak membosankan. Program ini sangat bermanfaat untuk persiapan karier saya ke depan,” ungkap Ismayatul.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat KRAKATAU POSCO dan mitra terkait berencana melanjutkan program ke angkatan berikutnya.
Korean Language Program Batch 3 dijadwalkan mulai pada Oktober 2026 dengan target 100 peserta.
Program tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat peningkatan kompetensi bagi masyarakat lokal, khususnya dalam penguasaan Bahasa Korea dan pemahaman budaya Korea. (Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.