Relokasi Kabel Udara di Cilegon Dimulai September, Ditarget Rampung Akhir 2025
HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon akan mulai memindahkan jaringan kabel udara ke bawah tanah pada September 2025. Proyek ini ditujukan untuk menata ulang tampilan kota dan meningkatkan aspek keselamatan serta kerapihan infrastruktur telekomunikasi.
“Kita hari ini mengadakan rapat untuk menindaklanjuti perintah Wali Kota, bahwa tidak ada lagi kabel di udara di Kota Cilegon,” kata Asda II Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Cilegon berkoordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Banten, PT CCSI, serta para penyedia jaringan yang beroperasi di wilayah Cilegon.
Adapun pemindahan kabel udara ini akan dimulai dari jalur protokol, yakni mulai dari lampu merah PCI, lampu merah Kodim, hingga ke arah Anyer dan ADB. Seluruh kabel udara di wilayah tersebut akan dialihkan ke bawah tanah.
“Pekerjaan akan dimulai pada 8 September 2025. Saat ini masih dalam tahap persiapan teknis, dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025,” kata perwakilan dari APJATEL Jabodetabek, Anton F Belnis.
APJATEL menyatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah melaksanakan relokasi kabel udara di wilayah Jabodetabek sepanjang 340 kilometer, dan kini siap melanjutkan proyek serupa di Kota Cilegon.
“Kami berharap pekerjaan ini didukung oleh seluruh pihak, termasuk pemilik kabel yang ada di Kota Cilegon. Dengan demikian, pada awal tahun 2026, ruas-ruas jalan yang telah ditetapkan bisa bebas dari kabel udara,” ujarnya.
Penulis: Tolet | Harianbanten.co.id



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.