SERANG – Direktur Universitas Terbuka (UT) UPBJJ Serang, Maman Rumanta, menegaskan bahwa UT saat ini merupakan lembaga perguruan tinggi yang menjadi pelopor pembelajaran online.

Tidak hanya pembelajaran, semua proses di UT bisa dilakukan secara online, mulai registrasi hingga ujian.

“Kita menggunakan sistem pembelajaran online penuh. Ternyata pembelajaran online akan jadi pembelajaran masa depan. Era digital ini mau tidak mau telah merubah pola-pola pembelajaran, dari yang tadinya tatap muka, sekarang mulai mengarah ke online,” ujar Maman Rumanta dalam sambutannya pada acara penandatanganan MoU antara UT UPBJJ Serang dengan PWI dan KPID Banten, Senin (9/9/2019).

Dikatakan Maman, di era industri 4.0 saat ini dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Salah satu yang saat ini jadi pilihan adalah pembelajaran dengan sistem online.

“UT jadi pionir dalam hal ini, memimpin pembelajaran online di Indonesia. Era industri 4.0 ini, membawa perubahan pada dunia pendidikan. Bahkan UI, ITB, UGM, universitas ternama juga sedang ingin mengadopsi pembelajaran online di UT,” jelas Maman.

Dalam MoU yang dilakukan bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten ini, UT UPBJJ Serang berkomitmen untuk mendorong peningkatan angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi di Banten.

“APK Perguruan Tinggi di Banten masih tidak terlalu tinggi, seharusnya bisa di atas rata-rata nasional. Karena itu, UT ingin membantu bersama-sama Pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya peningkatan APK ini,” ungkap Maman.

Melalui kerjasama dengan PWI dan KPID, diharapkan bisa lebih aktif penyebarluasan informasi dan pemberitaan tentang UT, agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat.

“Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan UT bisa terekspos oleh banyak media di Banten,” imbuhnya.

Dijelaskan juga, bahwa masyarakat dari semua kalangan sangat mudah untuk bisa mengenyam pendidikan di UT, karena tanpa seleksi dan tanpa batasan usia.

“Masuk UT tanpa tes untuk Strata 1, siapa saja bisa masuk. Dari kalangan manapun. Syaratnya hanya satu, mau belajar. Bahkan untuk lulus kuliah di UT bisa ditempuh hanya 3,5 tahun, bagi yang punya waktu bisa ngambil 24 SKS, sehingga pembelajaran lebih singkat. Jadi kuncinya Asal mau belajar,” tandasnya.

Saat ini UT bisa memberikan akses pendidikan bagi mahasiswa dari 39 negara. UT UPBJJ Serang juga menyelenggarakan sejumlah program dari Diploma, Sarjana, Pasca Sarjana, dan tahun depan akan dibuka program doktoral S3.

Saat ini UT terdiri dari 4 fakultas, yakni FKIP, FISHIP, Ekonomi, Since dan Teknologi, dengan 39 prodi. Dan Program S3 ADM Publik dan Manajemen. (***)

STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama Laksanakan Kegiatan ‘Bombastis’

SERANG – Sebanyak 115 mahasiswa baru mengikuti acara Bimbingan Orientasi Mahasiswa Baru Terstruktur dan Strategis (Bombastis) dengan mengusung tema ‘Mewujudkan mahasiswa yang Kreatif, inovatif dan Berjiwa Entrpreneur dalam menghadapi Revolusi industri 4.0’

Kegiatan tersebut berlangsung Bertempat di Lembah Hijau Bandulu Anyer. Minggu (8/9/2019).

Hadir dalam kegiatan Bombastis para pejabat dilingkungan STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama, para pejabat dari unsur Yayasan dan segenap civitas akademika lainnya.

Kegiatan Bombastis merupakan acara Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PK2MB) yang di berikan kepada mahasiswa baru agar mereka mengetahui tentang dunia kehidupan kampus.

Disamping itu, Bombastis juga dirangkai dengan kegiatan Out Bond bagi mahasiswa baru sebagai sarana untuk membangun motivasi mahasiswa baru dalam memasuki dunia kampus.

Acara Bombastis dibuka oleh Pembina Yayasan Insan Pelita Pratama Indonesia (YIPPI) Wahid Sumardjo.

Dalam sambutannya Pembina YIPPI Wahid Sumardjo mengatakan bahwa pihak Yayasan mengupayakan STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama berubah bentuk menjadi perguruan tinggi yang berbentuk Universitas.

“Kegiatan Bombastis ini menjdj awal yg baik untuk membangun tradisi baru kebersamaan antara STIE dan STKIP sampai terbentuknya Universitas,” ungkapnya.

Sementra itu Ketua Panitia Bombastis Ma’sum, S.Kom, MTI menyampaikan kepada mahasiswa baru agar dapat merubah mindset baru yang lebih baik lagi. “Agar dalam menjalani status sebagai Mahasiswa dapat meraih masa depan yang gemilang,” ujarnya.

Selain itu Wakil Ketua Bidang Akademik Sukemi, M.Pd mengharapkan agar mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan Bombastis ini dengan sebaik-baiknya, agar kelak mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan lancar sehingga harapan menjadi mahasiswa yang unggul dapat dicapai.

Dalam kesempatan yang lain, Suhendri, S.Kom, MM selaku ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIE Prima Graha menuturkan bahwa menjadi mahasiswa di sebuah Perguruan tinggi adalah kesempatan yang langka yang tidak setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama.

“Oleh karena itu, saya berharap agar mahasiswa baru STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama dapat memanfaafkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan mampu untuk belajar menetapkan standar keunggulan yang diinginkan,” harapnya.

“Dalam konteks globalisasi, hanya SDM unggul dan kompetenlah yang akan survive, khususnya memasuki era revolusi industri 4.0,” katanya. (red).