HARIANBANTEN.CO.ID – Dalam rangka mendukung program Kota Sehat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menunjukkan komitmen penuh melalui berbagai langkah strategis di UPT Pasar Kranggot sebagai salah satu lokus penilaian.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Disperindag Kota Cilegon, Andrianti
Selasa (24/9/2024).

Menurutnya, Pasar Kranggot yang merupakan pusat aktivitas ekonomi utama di Kota Cilegon, telah melalui sejumlah persiapan guna memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan yang sesuai dengan kriteria Kota Sehat.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan pasar, Disperindag telah melaksanakan beberapa inisiatif penting, di antaranya adalah terkait penerapan standar kebersihan dan higienitas, peningkatan fasilitas penunjang kesehatan, pengelolaan limbah yang lebih baik, sosialisasi dan edukasi kepada pedagang, juga pengawasan berkala dan pemeliharaan pasar,” kata Andriyanti.

Untuk penerapan standar kebersihan dan higienitas, lanjutnya, Disperindag, bersama dengan pengelola pasar, telah meningkatkan standar kebersihan di area pasar, termasuk pengelolaan limbah, penyediaan tempat sampah terpilah, sistem sanitasi yang optimal dan kebersihan sungai disekitar pasar.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan lingkungan pasar yang bersih dan sehat bagi pedagang dan pengunjung. Untuk peningkatan fasilitas penunjang kesehatan, Disperindag telah menambah fasilitas penunjang kesehatan seperti fasilitas cuci tangan, penerapan protokol kesehatan, penyediaan tempat ibadah yang bersih dan posko kesehatan bagi pedagang di area pasar. Selain itu, Disperindag juga telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lapak mereka,” ucapnya.

Andriyanti menambahkan, untuk pengelolaan limbah yang lebih baik, Pasar Kranggot telah dilengkapi dengan sistem pengelolaan limbah yang lebih baik. Pengolahan limbah basah dan kering dilakukan secara terpisah untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Keempat, Disperindag aktif memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan berpartisipasi dalam upaya penataan pasar yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Edukasi ini juga melibatkan penataan barang dagangan agar lebih rapi dan teratur,” jelasnya.

Terakhir, masih kata Andriyanti, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Disperindag telah menugaskan tim untuk melakukan pengawasan rutin guna memastikan standar kebersihan dan kesehatan di Pasar Kranggot tetap terjaga. (*/Red)