Pemuda Tani Milenial Siap Tingkatkan Kemajuan Daerah
PANDEGLANG – Sejumlah anak muda yang berada di Desa Tunggal Jaya Kecamatan Sumur membuat pemuda tani milenial untuk meningkatkan sektor pertanian di era revolusi industri 4.0, hal itu dilakukan agar petani yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang bisa meningkatkan taraf hidup dan lepas landas dari keterpurukan.
Inisiator pemuda tani milenial Pandeglang, Ropiansyah mengatakan, urgensi SDM muda, kreatif dan inovatif dalam mengatasi kemajuan teknologi bidang pertanian pada era persaingan global saat ini. Petani yang menguasai IPTEK, punya jiwa interprenuership dan berwawasan global, merupakan solusi.
“Bisnis pada sektor pertanian tidak akan selesai, bahkan sebuah peluang usaha yang terbuka luas baik dalam aspek penyediaan, distribusi maupun konsumsi. Pandeglang memiliki topografi dan iklim yang lengkap, mulai dataran tinggi dingin untuk pengembangan buah-buahan dan sayuran, maupun dataran rendah untuk pertumbuhan berbagai komoditi sub tropis tanaman pangan, hortikultura maupun berbagai komoditi perkebunan,” kata Ropiansyah, Rabu (23/9/2020).
Menurutnya, usaha budidaya pertanian apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh mempunyai prospek pasar dan nilai ekonomi tinggi, dengan memberikan keuntungan yang besar. Apabila seluruh aspek produksi dapat dilaksanakan secara terintegrasi, tidak hanya pada on farm atau aspek budidaya saja.
Diharapkan kelompok pemuda tani milenial ujung kulon, memiliki program kerja yang jelas dan diimplementasikan secara nyata di lapangan, serta dapat memberikan contoh keberhasilan untuk ditiru oleh pemuda tani lainnya.
“Adakan konsultasi dan koordinasi dengan para petugas teknis pertanian lapangan terkait teknologi produksi. Adakan pola kerjasama kemitraan dengan pelaku usaha pertanian terkait teknik memperebutkan pasar dan peluang. pengembangan inovasi, baik dalam kualitas dan kuantitas produksi maupun pengolahan dan pemasaran. Kembangkan jejaring penyebaran informasi melalui teknologi informatika yang sangat berkembang saat ini,” tuturnya.
Pihaknya berharap, pemerintah daerah juga bisa turut serta berpartisipasi aktif dalam menopang program petani milenial tersebut.
“Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian harus ikut berkontribusi dalam membina dan memfasilitasi setiap program kerja yang akan dilaksanakan,” katanya. (De/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.