PANDEGLANG – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pandeglang memberikan bantuan untuk para marbot masjid di seluruh wilayah Pandeglang di Masjid Agung Ar-Rahman, Rabu (3/6/2020).

Bantuan tersebut dari Badan Amil Zakat Provinsi Banten melalui UPZ dan bekerjasama dengan Pengurus Wilayah DMI Provinsi Banten, dan disalurkan oleh Pengurus Daerah DMI Kabupaten Pandeglang.

Ketua PD DMI Kabupaten Pandeglang, Abdul Ghofar mengatakan, pihaknya memberikan bantuan kepada ratusan marbot masjid yang ada di Kabupaten Pandeglang, namun dari pembangian yang dilakukan saat ini terdapat beberapa marbot yang tidak menghadiri pembagian bantuan tersebut.

“Untuk jumlah marbot yang diberikan saat ini ada 598 marbot se-Kabupaten Pandeglang, yang tidak hadir dari zona utara 26 orang, zona selatan 21 yang belum hadir, masing-masing mendapatkan 500 ribu rupiah,” katanya.

Ia mengatakan, dalam penyaluran tersebut pihaknya hanya menyalurkan bantuan dari pihak Baznas Provinsi, namun pihaknya juga mengaku sudah mengusulkan ratusan marbot untuk mendapatkan bantuan.

“Dananya itu dari Baznas Provinsi Banten, kemudian melalui PW DMI Provinsi Banten, kemudian diserahkan ke kita PD DMI Kabupaten Pandeglang, yang punya data marbot itu kita, jadi memang awalnya minta 200 marbot nambah ke-lima ratus, ada tambahan jadi tidak sekaligus,” katanya.

Sebelumnya penyerahan bantuan tersebut akan diberikan sebelum bulan ramadan, tapi persyaratannya susah karena harus ada nomor rekening, SK dan lainnya, akhirnya disepakati sebelum lebaran, namun perbankan bermasalah, pada akhirnya mundur sampai saat ini baru diberikan.

“Kami DMI Kabupaten Pandeglang menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten, Baznas Provinsi Banten dan orang-orang yang telah berzakat, ini kan program DMI Banten 7000 masjid se Provinsi Banten, tetapi ini baru terakomodir 4000 termasuk 598 dari Pandeglang, padahal masjid dan musolah di Pandeglang 3889 data tahun 2013,” ucapnya.

Ghafar berharap, tahun depan baik dari Pemprov, Baznas Kabupaten dan Pemkab Pandeglang mudah-mudahan tahun 2021 ada hibah untuk marbot.

“Ini baru pertama ini dampak covid-19 ini, banyak sekali guru ngaji yang diusulkan oleh NU, FSPP, makanya tidak ada yang memperhatikan marbot maka munculah sekian ini, mudah-mudahan tahun depan, hibah atupun bantuan sosial lain insentif tidak ada masalah, kalau ini setahun sekali,” katanya. (DE/Red)