Puluhan Tahun Berdiri Tak Ada Kontribusi : Warnasari Bersatu, Akan Kepung PT KBI
CILEGON – Masyarakat Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, yang tergabung dalam wadah ‘Warnasari Bersatu’ berencana akan menggelar aksi demonstrasi mengepung PT Karunia Berca Indonesia (KBI) pada Senin (2/12/2019) mendatang.
PT KBI bertepat di JL Eropa 1, Kawasan Industri KIEC Kav G2, 167, Warnasari, Kec. Cilegon, Kota Cilegon.
Perusahaan yang bergerak di bidang pabrikasi tersebut, dinilai tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat Warnasari. Dimana perusahaan tersebut sudah berdiri puluhan tahun.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Warnasari Bersatu, Mas Mulyana, dalam konfrensi persnya di Cilegon.
“Warnasari Bersatu ini terbentuk sejak bulan Juli lalu sebagai wadah untuk menyikapi CSR, peluang tenaga kerja dan usaha di industri yang ada di Warnasari demi pembangunan lingkungan dan kebermanfaatan industri yang bisa dirasakan warga. Alhamdulillah Camat dan Lurah sudah mengetahui dan menyetujui wadah ini. Dalam hal ini, kita berencana menggelar aksi demo ke PT KBI,” kata Mas Mulyana, Rabu (27/11/2019) malam.
Menurut Mulyana, manajemen KBI sendiri terkesan mengabaikan aspirasi dari warga. Selain warga dari kelurahan pun terkesan diabaikan, pihak kelurahan coba 2 kali memberikan surat audiensi akan tetap saja seperti itu.
“Karena kita undang manajemen KBI dengan difasilitasi lurah, tidak datang. Bahkan 2 kali kita datang untuk audiensi memohon memberikan peluang usaha dari limbah, tenaga kerja dan prioritas penyaluran CSR ke Warnasari tapi tidak dapat jawaban,” tambah Mas Mulyana.
Selain itu yayek Bendahara ‘Warnasari Bersatu’ menjelaskan, Setelah upaya diplomasi terkait 3 tuntutan tersebut dirasa tidak ada tanggapan baik dari pihak PT KBI, masyarakat dari elemen Warnasari bersatu akan menyatakan sikapnya dengan aksi demonstrasi di depan pabrik tersebut dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat di Kelurahan Warnasari.
“30 tahun mereka disini, tapi diminta CSR bahkan limbahnya kita minta untuk pembinaan membantu pembangunan lingkungan, mereka kekeh harus lelang. Surat pemberitahuan aksi sudah kita sampaikan ke Polres, Polsek dan KBI juga kita beri tembusan. Sekitar 500 massa,” tegasnya.
Dikatakan yayek dirinya akan terus memerjuangan untuk pembangunan di wilayah kelurahan warnasari.
“Ini kita perjuangkan untuk pembangunan di wilayah kelurahan, dengan banyaknya usulan warga yang belum direalisasi. Karena kita tuan rumah, selama 30 tahun KBI kemana CSR-nya,” tandasnya.
Ditambahkan, Ketua Warnasari Bersatu Zainal Mutaqin mengungkapkan, dari sekian banyak perusahaan yang berada di wilayah Kelurahan Warnasari, hanya PT. KBI ini yang sangat sulit untuk bisa bersinergi dengan wilayah sekitar.
“Untuk itu kami bersama warga siap untuk menggelar aksi demo, sampai tuntutan kami dipenuhi,” ucapnya.
Ditemui diruang kerjanya Lurah Warnasari, Hayani, membenarkan bahwa PT KBI tidak pernah memberikan kontribusi apa-apa kepada masyarakat warnasari.
“Selama ini PT KBI tidak pernah mengakomodir kepentingan warga, dimana seharusnya PT KBI bisa membantu mengakomodir kepentingan masyarakat. Perlu diketahui selama 30 tahun tidak pernah memberikan kontribusi apa-apa, sedangkan perusahaan itu ada di wilayah pemerintah kelurahan warnasari,” pungkasnya.
Sementara itu, Humas PT KBI, Chepy, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat tidak memberikan jawaban. (Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.