PANDEGLANG – Dinas PUPR Provinsi Banten bersama Porkophimda Kabupaten Pandeglang melakukan penebangan pohon yang berada di pinggir jalan tersebut. Setelah terjadinya salah seorang warga Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang, tewas tertimpa pohon di Jalan Mayor Widagdo pada, Selasa (7/1/2020).

Hal itu dilakukan karena musim penghujan dan angin kencang melanda Kabupaten Pandeglang yang menyebabkan beberapa pohon usianya sudah tua tumbang. Dan rencananya pihak PUPR Provinsi Banten akan melakukan penebangan beberapa pohon yang sekiranya membahayakan pengendara di jalan lintas provinsi.

Petugas lapangan DPUPR Provinsi Banten, Sendi menuturkan, pihaknya hanya akan melakukan penebangan pohon yang berbahaya apabila sudah mendapatkan izin dari pemilik pohon tersebut, dirinya juga akan melakukan koordinasi terkait hal tersebut kepada warga setempat.

“Rencana ada beberapa pohon yang akan di tebang tapi kita minta ijin dulu sama pemilik pohon dan berkoordinasi dengan pihak setempat,” kata Penilik atau Mandor lapangan DPUPR Provinsi Banten saat ditemui di lokasi, Rabu (8/1/2020).

Ia mengatakan, penebangan pohon itu sebetulnya sudah di rencanakan pada tahun lalu, akan tetapi satu pohon yang menurutnya membahayakan pengendara tidak diijinkan untuk ditebang oleh pemilik. “Pohon yang dulu mau ditebang sekarang sudah di ijinkan untuk di tebang,” katanya.

Pada proses penebangan pohon itu sempat terjadi kemacetan, hal tersebut dikarenakan proses penebangan pohon yang mengarah ke jalan membahayakan pengendara, maka pihak kepolisian yang bertugas melakukan tutup buka jalan.

“Saya disini sebagai pengatur lalu lintas saja, ada dari kepolisian saja pengendara menerobos apa lagi kalau tidak ada polisi,” ujarnya.

Sementara itu, RW 08 Kelurahan Kabayan, Udin Haerudin menjelaskan, dilakukannya penebangan pohon ini dikarenakan pada Selasa (07/01/2020) telah terjadi pohon tumbang yang menewaskan satu orang pengendara motor. Maka dari itu dirinya mengantisipasi dan melaporkan hal itu kepada pihak terkait.

“Kita laporankan kejadian kemarin, akhirnya dari pihak terkait melakukan penebangan agar tidak ada lagi korban,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Pery Hasanudin menuturkan, pihaknya sudah membuat surat ke kecamatan, karena untuk mengantisipasi adanya bencana, pihaknya akan melakukan inventarisir pohon yang ada di pinggir jalan. Agar tidak sampai meninggal dunia.

“Hari ini akan saya sampaikan, apalagi ini sudah menimbulkan korban jiwa untuk antisipasi terhadap yang rawan-rawan pohon yang sudah tua bisa rawan menimbulksan bencana kita akan laksanakan,” katanya. (De/Red)