PANDEGLANG – Sejumlah rumah warga Pandeglang terkena dampak longsor yang disebabkan dari curah hujan yang dukup tinggi, Jumat (11/1/2020).

Tiga rumah yang terkena dampak longsoran tanah berada di Kampung Cikapas Desa Sumur Laban Kecamatan Angsana dan satu rumah warga di Desa Cijakan Kecamatan Bojong, Kampung Sindang Laya Desa Sindang Laya Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang.

Dari pantauan di lokasi, satu rumah warga yang merupakan penerima program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dinas Sosial Kabupaten pandeglang yaitu warga Kampung CIkapas Desa Sumur Laban Kecamatan Angsana. Terlihat kondisi rumahnya yang baru saja terbangun dan disampaikan oleh petugas sosial.

Adapun korban yang ada di Kampung Gunung Cangri Desa Cijakan Kecamatan Bojong, bernama Nuriah (63) seorang janda yang sudah memiliki tiga orang cucu.

Salah seorang korban rumah longsor di Kecamatan Angsana, Ucep menuturkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 malam, pada saat keluarganya sedang tidur. Beruntung dirinya bersama keluarga bisa menyelamatkan diri.

“Pada saat saya lagi tidur, terdengar suara tanah yang seperti jatuh ke pinggir rumah, ternyata longsor, langsung saya ngajak keluar anak istri saya untuk menyelamatkan diri, adapun yang mengalami kerusakan itu hanya bagian dinding saja yang rusak, adapun untuk perabotan yang rusak tidak ada,” ucapnya saat ditemui di lokasi, Jumat (11/1/2020).

Masih di lokasi yang sama, Ketua Tagana Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana menuturkan, pihaknya sudah melakukan penanganan dengan melakukan evakuasi rumah dan sekaligus memberikan bantuan logistic kepada para korban.

“Untuk yang mengalami rumah longsor, itu bukan hanya di Kecamatan Angsana, namun ada juga di Kecamatan Bojong, kami sudah membantu melakukan evakuasi rumahnya, terus kami juga sudah memberikan bantuan berupa logistic untuk kebutuhan korban,” katanya.

Terpisah, Camat Angsana, Arif Mahmud menuturkan, korban rumah longsor yang ada di Kecamatan Angsana itu merupakan penerima bantuan RTLH, bahkan rumah tersebut baru saja dibangun akan tetapi sudah mengalami musibah longsor, beruntung tidak ada korban jiwa.

“Turut prihatin dengan musibah yang dialami oleh saudara Ucep, beliau merupakan keluarga yang membutuhkan bahkan beliau itu rumahnya baru saja beres dibangun oleh program rumah tidak layak huni,” katanya. (De/Red)