JAKARTA – Perjalanan panjang, untuk Klub motor Deadline Bikers Koordinator Wilayah (Korwil) Banten bisa resmi dideklarasikan.

Karena, klum motor yang beranggotakan para jurnalis Banten ini harus melakukan konvoi dari Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang menuju rumah dinas Widya Candra milik Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang berada di Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (8/8/2020).

Bamsoet merupakan Founder Deadline Bikers. Bamsoet ditemani oleh Ketua Deadline Bikers Pusat, Tito Sulistio Chairman serta disaksikan oleh anggota Deadline Bikers Pusat yang langsung mendeklarasikan Rohili terpilih sebagai Ketua Deadline Biker Korwil Banten ditemani Teguh Mahardika sebagai Sekertaris Jenderal.

Dalam deklarasi ini dilakukan pemakaian rompi Deadline Bikers oleh Bamsoet kepada Ketua Deadline Bikers Banten Rohili dan Sekjen Deadline Bikers Korwil Banten Teguh Mahardika dilanjutkan dengan penyerahan bendera Deadline Bikers.

Kesempatan ini, Bamsoet mengatakan kepada anggota Deadline Bikers Untuk menjadikan klub motor ini wadah pertemanan dalam berjejaring dan sarana berbagi informasi.

“Jadikan Deadline Bikers menjadi sarana berbagai informasi serta saling membesarkan. Jadikan sebagai Rumah bersama dan bangun kepercayaan. Saling mengenal serta mengungatkan,” kata Bamsoet.

Bamsoet mengucapkan, selamat kepada Deadline Bikers Banten, semoga dapat lebih maju kembali ke depannya. “Sampai kita bertemu di Touring pertama, di Negeri Di atas Awan, Kabupaten Lebak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Korwil Deadline Bikers Banten terpilih, Rohili mengatakan, terimakasih atas kepercayaan dari teman-teman Deadline Bikers, yang telah mempercayai dirinya sebagai Korwil Banten.

Rohili juga mengatakan, setelah dirinya terpilih menjadi Korwil Banten, akan melanjutkan perjalanan dengan Touring pertama, di Gunung Luhur, Negeri Di Atas Awan, Kabupaten Lebak, Banten.

“Mudah-mudah, kita bisa berangkat Touring pertama di Gunung Luhur. Mengenalkan keindahan yang ada di Provinsi Banten,” jelasnya. (HRS/Red)