HARIANBANTEN.CO.ID – Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah memasuki tahap verifikasi dan pengambilan tiket. Tahapan ini dimulai pada Rabu (19/3/2025) untuk pemudik tujuan Jawa Barat, disusul wilayah Jawa Tenagah pada Kamis (20/3/2025), serta Jawa Timur dan Sumatera pada Jumat (21/3/2025).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menyatakan bahwa proses verifikasi ini dilakukan setelah calon pemudik mengisi formulir pendaftaran.

“Hari ini adalah tahapan verifikasi setelah calon pemudik mengisi formulir yang sudah disebarkan. Alhamdulillah, hari ini giliran untuk Provinsi Jawa Barat. Kita kasih kesempatan sampai sore,” kata Heri kepada awak media. Rabu, (19/3/2025).

Dalam tahap ini, calon pemudik cukup membawa Kartu Keluarga (KK) dan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dalam satu KK. Setelah diverifikasi, pemudik akan menerima tiket beserta nomor bus dan daftar nama penumpang.

Jadwal Verifikasi dan Pengambilan Tiket

Ketua Mudik Gratis Pemkot Cilegon, Eman, menjelaskan bahwa verifikasi dan pengambilan tiket akan berlangsung hingga Jumat (21/3/2025).

Kamis untuk Jawa Timur dan Sumatera, lalu Jumat untuk Jawa Tengah. Setelah itu, kita tinggal mempersiapkan keberangkatan,” ujarnya.

Eman menambahkan, pihaknya akan menghubungi pemudik yang belum melakukan verifikasi sesuai jadwal yang ditentukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kuota mudik tidak terbuang sia-sia, mengingat masih banyak calon pemudik yang mengantre karena kehabisan kuota.

“Kalau ada yang batal, kita akan alihkan ke pendaftar lain yang masuk daftar antrean. Karena keberangkatan dijadwalkan pada 26 Maret, kita masih punya waktu untuk melakukan finalisasi data hingga Jumat,” jelasnya.

Calon Pemudik Merasa Terbantu

Salah satu calon pemudik tujuan Tasikmalaya, Cecep Bahrul Ulum, mengungkapkan rasa syukurnya atas program mudik gratis ini.

“Ini sangat membantu kami, terutama dari segi biaya perjalanan yang biasanya cukup mahal saat musim mudik,” kata Cecep.

Cecep yang mudik bersama istri dan dua anaknya juga mengaku lega karena bus yang disediakan akan berhenti di titik yang tidak jauh dari kampung halamannya di Singaparna.

“Ini tahun kedua saya ikut mudik gratis dari Pemkot Cilegon. Alhamdulillah, perjalanan jadi lebih mudah dan hemat,” tambahnya.

Program Mudik Gratis Pemkot Cilegon ini menjadi solusi bagi warga yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi yang meningkat menjelang Lebaran. Dengan adanya tahap verifikasi ini, Pemkot memastikan seluruh kuota terisi oleh pemudik yang benar-benar membutuhkan layanan ini. (ASEP/Red)