HARIANBANTEN.CO.ID Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cilegon diminta tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pesan ini mengemuka dalam kegiatan bersih-bersih yang digelar di jalur protokol Kota Cilegon, Jumat (25/4/2025).

“Kita ingin ASN tidak hanya bekerja secara administratif, tapi juga aktif memberikan contoh langsung kepada masyarakat, terutama dalam hal menjaga lingkungan yang bebas dari sampah,” ujar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin, saat ditemui di ruang kerjanya. Jum’at (25/4/2025).

Menurutnya, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Pemerintah Kota Cilegon menekankan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat.

“Dengan lingkungan yang bersih, kita bisa meminimalisir berbagai risiko, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat,” tambah Maman.

Tahap awal kegiatan difokuskan di jalur protokol, namun rencananya akan diperluas hingga ke wilayah-wilayah lain. ASN di tiap kecamatan akan digerakkan untuk melakukan kegiatan serupa secara rutin.

“Ini bentuk nyata bahwa ASN peduli dan hadir dalam kehidupan masyarakat. Kita ingin ini menjadi gerakan bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan saja,” tegasnya.

Meski kegiatan berjalan lancar, evaluasi tetap dilakukan. Salah satu catatan penting adalah soal keterbatasan alat yang digunakan saat bersih-bersih.

“Petugas sudah bekerja bagus, tapi saya lihat masih ada kekurangan, terutama dari segi alat. Nantinya, kita harus bekali mereka dengan peralatan yang lebih lengkap agar kegiatan seperti ini bisa berjalan lebih efektif,” tutupnya.

Dengan langkah ini, ASN diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan.

Penulis: Asep Tolet | Harianbanten.co.id