Fajar Hadi: Masukan DPRD Penting, Setiap Rupiah APBD Cilegon Harus untuk Bermanfaat
HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon mengikuti Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Rapat paripurna digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Cilegon, anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, serta jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Cilegon.
Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengatakan pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD akan menjadi bahan pembahasan pemerintah daerah. Masukan tersebut selanjutnya akan diteruskan kepada Wali Kota Cilegon dan Sekretaris Daerah selaku bagian dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Menurut Fajar, pandangan fraksi DPRD perlu diperhatikan karena anggota dewan merupakan representasi masyarakat dalam proses pembahasan anggaran daerah.
“Kita kan juga harus menghormati teman-teman dewan ini kan representatif dari masyarakat. Ya, sudah sangat ditekankan berkali-kali bahwa setiap rupiah itu harus bermanfaat buat masyarakat,” ujar Fajar.
Fajar menegaskan, pembahasan perubahan APBD 2026 tidak hanya berkaitan dengan angka-angka dalam dokumen anggaran. Setiap kebijakan anggaran harus diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Cilegon.
Karena itu, masukan dan catatan dari fraksi-fraksi DPRD akan menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan Raperda Perubahan APBD 2026 sebelum pembahasan memasuki tahapan selanjutnya.
Pemkot Cilegon bersama DPRD selanjutnya akan melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap substansi perubahan APBD 2026 dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Fajar berharap proses pembahasan anggaran dapat berjalan secara terbuka dan konstruktif sehingga anggaran yang ditetapkan nantinya benar-benar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Setiap rupiah itu harus bermanfaat buat masyarakat,” tegasnya. (Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.