CILEGON – Hujan yang melanda Kota Cilegon pada Minggu (17/2/2018) dini hari, membuat tempat penampungan air pada Galian C meluap dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan warga sekitar Alim mengatakan, di wilayah terdampak, air dari penampungan Galian C milik PT. Bahana yang berkantor di perumahan BCA (Bumi Cilegon Asri) jebol dan meluap hingga ke Kelurahan Bulakan, dan menyebabkan tangki solar stok bbm untuk alat berat, tumpah mencemari sungai.

“Akibat luapan dari Galian C yang berada di Lingkungan Curug Masjid, RT 07, RW 03, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, berdampak langsung pada wilayah di Lingkungan Bulakan, RT 07, RW 01, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon,”ungkapnya. Senin (18/2/2019).

Sementara itu dari data yang diberikan pihak BPBD Kota Cilegon, akibat luapan tersebut, sekitar 80.000 batu bata siap bakar terendam dan terancam gagal untuk di distribusikan.

“Satu tempat pembakaran batu bata ambruk, dan luapan air yang bercampur dengan solar, membuat aliram air sungai di wilayah tersebut tercemar dari hulu hingga ke hilir sungai,”katanya.

Lebih lanjut, kerugian lainnya, membuat salah satu tembok penahan tanah (TPT) di Lingkungan Bulakan jebol.

“Atas adanya kerusakan tersebut, kerugian akibat peristiwa itu di prediksi lebih dari Rp 30 Juta,”terangnya.

Saat menerima adanya laporan tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Cilegon, PMI Kota Cilegon, Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana Kota Cilegon, Bhabinsa dan Kamtibmas setempat langsung melakukan beberapa upaya mulai dari asesment ke lokasi terdampak, asesment ke lokasi Galian C, koordinasi kepada pihak terkait, dan melakukan pendataan. (Red)