Cilegon – Minggu (17/3/2019) pagi, salah satu calon anggota legislatif (Caleg) nomor urut 6 dari Partai Perindo Ari Sheeliawan Arief, mendapati baliho nya yang terpasang di pinggir jalan tak jauh dari Kecamatan Cibeber dalam kondisi rusak.

Kepada Harianbanten.net Ari menduga kerusakan dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan dilakukan pada malam hari.

“Kemarin (Baca: Sabtu) masih utuh, tetapi pagi ini saya lihat kondisinya sudah rusak,” ungkap Ari melalui sambungan telepon.

Ari menambahkan, atas kerusakan alat peraga kampanyr (APK) tersebut pihaknya tidak ingin menuduh pihak manapun dan menyerahkan semua permasalahan tersebut ke Bawaslu Kota Cilegon.

“Ya bukan kewenangan kami, kami sudah melaporkan jadi biarkan Bawaslu yang bekerja. Kami juga tidak ingin menuduh siapapun, khawatir perusakan ini hanya merupakan cara yang dilakukan oknum untuk mengadu domba,” jelasnya.

Diketahui, baliho yang menampilkan dirinya sebagai Caleg Nomor 6 dari Partai Perindo Dapil Cilegon-Cibeber, terpasang berdampingan dengan baliho yang menampilkan wajah Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman yang mencalonkan diri sebagai Caleg untuk DPR RI dari Partai Golkar.

“Ya kita tahu hubungan saya dengan Pak Fakih sangat akrab, khawatir ini (Baca: Perusakan) dilakukan hanya untuk mengadu domba. Semoga saja kejadian ini menjadi pertanda yang baik bagi saya agar bisa duduk di kursi DPRD Kota Cilegon. Saya berdo’a kepada yang merusak baliho saya, semoga pas pemilihan nanti bisa ikut memberikan suaranya kepada saya,” terangnya sambil tersenyum dengan lapang dada.

Ari juga mengajak kepada caleg yang lain dan timnya untuk melakukan cara-cara kampanye yang bermartabat dan tidak melakukan cara-cara yang kotor.

“Kita fair saja, toh saya juga tidak pernah mengusik atau merugikan orang lain. Dari kejadian ini kita bisa menilai dan mengambil hikmahnya,” tandasnya. (Red)