HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – Demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, Mariana Karamoy, warga di lingkungan sumber batu, RT 001/008, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, rela melakukan pekerjaan yang kerap kali dianggap remeh, menjijikan dan tidak bernilai ekonomis, oleh sabagian orang, malah menjadi sumber penghasil bagi seorang wanita kelahiran Jakarta 07 Desembar 1962 ini.

Diceritakan Mariana, dirinya sempat memiliki lapak jualan sayur matengan, namun ada berbagai kendala, yang mengharuskan dan dipaksa tidak berjuala, salah satu point pentingnya berkaitab dengan modal usaha.

“Waktu itu sempat saya jual sayur matengan, karena bahan bakunya mahal, dan apabila saya teruskan, dengan harga yang lebih mahal, atau menyesuaikan dengan harga bahan pokok, yang ada gak akan laku seperti biasanya, makanya saya harus cari penghasilan lain yang bisa memenuhi kebutuhan hidup kita, ” ungkapnya. Minggu (6/11/2022).

Saat ini, dikatakan Mariana, dari kumpulan Sampah pelastik, alhamdulillah masih bisa memenuhi kebutuhan sehari – hari.

“Kita syukuri aja, yang penting kita berupaya, melakukan, dari pada pasrah dengan keadaan, pada intinya bagaimana cara agar kebutuhan terpenuhi, ” katanya.

Ditanya soal usaha sayur matengan dan keredit barang rumah tangga, dirinya masih punya keinginan untuk melanjutkan usaha tersebut, namun menunggu permodalan.

“Kita lagi cari modal mas, mudah – mudahan dikasih jalannya, pasti jalan lagi, karena kemaren kan dampak BBM naik, dan itu lumayan kerasa, ” jelasnya dengan nada sedih. (HB/Red)