Menu

Mode Gelap
Ada Pulau Merak Kecil dan Besar, Cilegon Punya Potensi Pariwisata Seperti Sentosa Island Gelar Demo, Warga Korban Pemagaran dan Pensiunan KS Minta Walikota Cilegon Hadir di Tengah Permasalahan Layaknya Nyoblos Presiden, Warga Kadipaten Menggelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Langsung Usai Sukses Gelar Khitan Massal, Sanuji Agendakan Nikah Massal PMK Pada Hewan, Presiden: Segera Berikan Vaksin

Pemerintahan · 3 Agu 2022 21:49 WIB ·

Dirikan Kampung KB Ke-11, Helldy Jelaskan Program Strategis Pengendalian Penduduk


 Dirikan Kampung KB Ke-11, Helldy Jelaskan Program Strategis Pengendalian Penduduk Perbesar

HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – Pemerintah kota Cilegon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon meresmikan Gapura Kampung Keluarga Berkualitas (KPKB) Kemangi dan Sakura yang berada di Link Serdag, Rabu (03/08).

Kampung KB yang diresmikan langsung oleh Wali kota Cilegon, Helldy Agustian dengan memotong pita ini merupakan Kampung Keluarga Berencana (KPKB) ke 10 dan 11 yang terletak di Kel Kota Bumi dan Kel Gerem. Sebelumnya kota Cilegon telah memiliki 9 Kampung KB yang sudah terbentuk sejak tahun 2016 dan 2018 yang berlokasi di Kel. Karang Asem, Kel. Rawa Arum, Kel. Taman Sari, Kel. Cikerai, Kel. Kepuh, Kel. Panggung Rawi, Kel. Tegal Bunder,  Kel. Deringo dan Kel. Bagendung.

Dalam sambutannya, Helldy menjelaskan bahwa Program Kampung KB dapat memperbaiki kualitas SDM.

“Program Kampung KB ini merupakan salah satu program yang sangat strategis, dan sebagai salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia dari sektor kependudukan dan keluarga berencana,” jelasnya.

“Selain itu program kampung KB juga bukan hanya sebatas program dalam mengendalikan penduduk, tetapi bagaimana kampung atau lingkungan dapat memberdayakan potensi masyarakat yang ada di wilayahnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Helldy mengatakan bahwa kampung KB merupakan bentuk inovasi yang strategis untuk menjalankan program kependudukan di masyarakat.

“Pembentukan Kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar manfaat program keluarga berkualitas dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah padat penduduk,” ungkapnya.

“Kampung KB yang diresmikan hari ini akan menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan – kegiatan prioritas program kependudukan dan keluarga berencana secara utuh di masyarakat,” tutur Helldy.

Oleh karena itu, Helldy meminta tidak menjadikan program kampung KB sebagai seremonial saja.

“Saya minta agar kampung KB ini jangan hanya dimaknai sebagai seremonial saja, tetapi juga ditujukan untuk meningkatkan ketahanan keluarga, yang diharapkan dapat mampu menambah semangat kepada para penduduk untuk bisa bersama – sama memajukan lingkungannya serta mengedepankan agar masyarakat dapat Ber KB khususnya pada usia subur,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Republik Indonesia, Bonivasius Prasetya Ihtiarto mengapresiasi atas dukungan Wali kota Cilegon terkait keluarga berencana ini.

“Saya apresiasi sekali atas kehadiran langsung Bapak Wali kota Cilegon, ini merupakan bentuk dukungan yang nyata dari kepala daerah untuk penanganan kependudukan di daerahnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ihtiarto juga mengapresiasi penurunan angka stunting di kota Cilegon.

“Harapan adanya kampung KB ini salah satunya adalah agar tidak ada lagi stunting, dimana saat ini angka stunting di kota Cilegon yaitu 20,6 % yang sebelumnya 29 % telah terjadi penurunan sebesar 9% ini merupakan hal yang sangat luar biasa sebab sasaran nasional saat ini yaitu 14%,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala DP3AKB Kota Cilegon, Agus Zulkarnain mengatakan tujuan dari kampung KB yaitu untuk mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada tingkat kampung atau setara melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) serta pembangunan di berbagai sektor dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Analis Dampak Kependudukan BKKBN Republik Indonesia, Dr. Faharudin, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, Unsur Forkopimda, Camat Purwakarta dan Grogol, Lurah Se Kecamatan Purwakarta dan Grogol, Anggota DPRD Kota Cilegon, Ketua MUI Kecamatan Purwakarta, Ketua TP PKK Kecamatan Purwakarta dan Grogol, Tokoh Masyarakat Link Serdag dan Perwakilan RSKM Cilegon. (HB/Red) 

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Tenaga Kerja Latih 40 Peserta Calon Satpam Gada Pratama 232 JP

12 Agustus 2022 - 20:46 WIB

Dinas Koperasi dan UMKM Maksimalkan Pembinaan Pelaku UMKM Cilegon

12 Agustus 2022 - 20:37 WIB

Usai Sertijab, Heni Minta Pegawai Segera Bekerja Sesuai Tupoksi

12 Agustus 2022 - 20:25 WIB

Ikut Indonesia Expo, Stand UMKM Cilegon Diminati Pengunjung

9 Agustus 2022 - 17:39 WIB

Walikota Cilegon Tolak Penghapusan Honorer Pada Rakernas APEKSI

8 Agustus 2022 - 21:07 WIB

Ketidak Hadiran Walikota Pada Rapat KUA PPAS Disoal

8 Agustus 2022 - 14:50 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!