HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon menerima kunjungan rombongan calon investor asal Jepang di Aula Setda Kota Cilegon, Senin (25/5/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo sebagai upaya memperkuat hubungan investasi internasional dan memperkenalkan potensi kawasan industri strategis di Kota Cilegon.

Dalam agenda tersebut, para calon investor juga diajak meninjau langsung kawasan industri di Kota Cilegon yang memiliki luas lahan sekitar 2.845 hektare. Peninjauan dilakukan untuk melihat potensi industri, fasilitas penunjang hingga peluang investasi yang tersedia di Kota Baja.

Fajar Hadi Prabowo menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan investor Jepang yang datang langsung untuk melihat peluang investasi di Kota Cilegon.

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu para rombongan dari Jepang yang sudah jauh-jauh hadir ke Kota Cilegon. Saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu sekalian. Cilegon adalah kota yang sangat ramah untuk investasi,” ujar Fajar.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Cilegon juga telah menyiapkan materi presentasi yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang agar seluruh peserta dapat memahami peluang investasi yang ada.

“Kami juga sudah menyiapkan materi yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang agar dapat dimengerti dengan baik oleh Bapak dan Ibu sekalian. Jangan sungkan apabila di tengah presentasi ada yang ingin bertanya langsung tentang Kota Cilegon,” katanya.

Fajar menegaskan, Pemerintah Indonesia termasuk Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya menjaga stabilitas investasi melalui kepastian hukum dan keamanan bagi para pelaku usaha.

“Saya mewakili pemerintah ingin menyampaikan bahwa Indonesia saat ini sedang memastikan dua hal penting, yaitu ketahanan pangan serta kepastian hukum dan keamanan. Kami ingin memastikan seluruh pelaku usaha, baik investor lokal maupun asing, merasa aman dan nyaman berada di sini,” ungkapnya.

Menurutnya, pertumbuhan industri baja, petrokimia dan energi di Indonesia berkembang sangat pesat sehingga membutuhkan dukungan sektor logistik yang kuat.

“Kami melihat pertumbuhan sektor industri seperti baja, petrokimia, dan energi sangat pesat. Apa pun industrinya, perusahaan logistik adalah jembatan penumpu yang sangat penting dari sektor perekonomian,” jelas Fajar.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif.

“Pemerintah Kota Cilegon akan terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif. Kami akan mendukung keberlanjutan investasi jangka panjang melalui kemudahan koordinasi dan jaminan keamanan. Jika ada hal-hal yang menghalang-halangi investasi yang mau masuk ke Cilegon, saya pastikan itu bukan bagian dari kami,” tegasnya.

Fajar berharap kunjungan tersebut menjadi awal hubungan kerja sama jangka panjang antara Kota Cilegon dengan para pelaku industri asal Jepang.

Sementara itu, perwakilan calon investor dari [Kyoto Global Holding](https://kyotoglobalholding.com?utm_source=chatgpt.com), Nagahara Toshimasa mengaku terkesan dengan sambutan dan potensi industri yang dimiliki Kota Cilegon.

“Hari ini saya sangat senang dan berterima kasih sudah disambut dengan sangat hangat oleh Kota Cilegon. Kami dari enam perusahaan yang berbeda hadir hari ini untuk mempelajari apa yang bisa didapat dari Kota Cilegon,” ujarnya.

Ia mengatakan, rombongan investor telah melihat langsung kawasan industri di Cilegon beserta fasilitas penunjang yang dinilai sangat potensial untuk pengembangan kerja sama di masa mendatang.

“Tadi kami sudah hadir ke salah satu kawasan industri di Cilegon dan diperkenalkan berbagai kondisi serta fasilitas yang menurut kami sangat bagus dan luar biasa. Kami juga menerima pemaparan dari Pemerintah Kota Cilegon yang sangat luar biasa,” katanya.

Menurut Nagahara, seluruh hasil kunjungan dan pemaparan dari Pemerintah Kota Cilegon akan dibawa ke Jepang untuk dipelajari lebih lanjut sebagai bahan pertimbangan kerja sama investasi ke depan.

“Dengan apa yang didapat hari ini, maka bahan ini akan kami bawa pulang ke Jepang untuk dipelajari lebih lanjut. Kami akan memastikan kemungkinan-kemungkinan apa saja yang bisa kami kontribusikan untuk masa depan Cilegon,” pungkasnya. (Red)