Perhatian Untuk UMKM Nyata, LPSE Banten Bersama PIWKU Gelar Pelatihan E-catalog dan Tender Barang dan Jasa
HARIANBANTEN.CO.ID, SERANG – Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Banten, menggelar pelatihan E-Catalog dan tender Barang dan Jasa untuk mendorong para Pelaku UMKM bergerak dengan cepat.
Kegiatan tersebut Bekerjasama dengan Pusat Inkubator Wirausaha dan Klinik UMKM (PIWKU) Banten.
Ditemui Syaeful Bahri salah satu Tim LPSE Banten mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM bergerak dengan cepat dalam memanfaatkan peluang.
“Terkadang banyak peluang, dikarenakan kekurangan informasi akhirnya lewat begitu saja, dengan adanya pelatihan ini kita nemberikan informasi salah satunya mengenai bagaimana menjajakan produk untuk diketahui khalayak yang lebih luas seperti salah satunya di E-katalog LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah),” katanya, Rabu (10/08).

Dijelaskan Syaiful nantinya Produk UMKM akan dimasukan ke E-katalog beruapa daftar, jenis dan spesifikasi teknis.
“Jika masuk E-katalog atau Marketplace, produk UMKM bisa dilihat masyarakat luas,” jelasnya.
Di tempat yang sama Direktur Pusat Inkubator Wirausaha dan Klinik UMKM (PIWKU) mengapresiasi tim LPSE Banten yang telah mendorong UMKM agar bergerak memanfaatkan peluang.
“Terimakasih untuk Kabiro LPSE Banten dan Tim, dengan adanya pelatihan ini sangat membantu, terutama dalam melakukan promosi, agar produk UMKM bisa dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu pelaku usaha UMKM asal Kota Cilegon yang Akrab disapa Asep Tolet mengaku senang dan mengapresiasi apa yang dilakukan LPSE Banten.
“Pengusaha kecil seperti kami terkadang sulit untuk berkembang, apalagi dengan minimnya promosi dan sedikit ketersedian tempat dalam promosi, bahkan pengetahuan ilmu kita yang masih kurang, namun dengan adanya pelatihan ini, kita mendapatkan ilmu serta kesempatan untuk menjajakan produk dan bisa dikenal di masyarakat luas, wabilkhusus di Kalangan Pemerintah di Provinsi Banten,” tutur Asep. (HB/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.