CILEGON – Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati menghadiri acara tasyakuran serta peresmian dan ikhtifalan Madrasah Taklimiyah Awaliyah (MDTA) Al-Khairiyah Purwakarta.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman MDTA Al-Khairiyah Purwakarta, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Sabtu (21/9/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Purwakarta Baluqia Iqbal, Sekmat Purwakarta Wawan Ikhwani, Lurah se Kecamatan Purwakarta dan Ratusan masyarakat Kecamatan Purwakarta.

Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati, merespon positif kepedulian masyarakat, yang sudah luar biasa berupaya membantu pemerintah dalam proses pendidikan.

Foto bersama usai peresmian MDTA Al-Khairiyah Purwakarta

Terutama kepada mereka, yang sudah ikut membangun fasilitas pendidikan secara swadaya, tanpa mengandalkan bantuan dari pemerintah.

“Ibu merespon sangat positif sehingga pemerintah daerah tentunya Ibu dalam kesempatan ini ikut menghadiri, sebagai suatu bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sudah membantu, dan kedepan kami upayakan agar nanti bisa di carikan solusinya dengan pemerintah. Kalaupun ada regulasi yang memungkinkan kita sebagai pemerintah akan mengupayakan karena kewenangan madrasah saat ini ada di Kementrian Agama, bukan di Pemerintah Daerah,” ucap Ratu Ati Marliati.

Dirinya mengaku kedepan akan mendorong pihak Kementerian Agama, untuk melihat tingkat regulasinya.

Jika memungkinkan, Pemerintah Daerah untuk masuk dan berperan dalam mendukung pembangunan dan pengembangan sekolah Madrasah, Ratu Ati Marliati mengaku dalam hal ini Pemda akan turun tangan dan hadir mendampingi keberadaannya.

“Kita akan undang terlebih dahulu kementrian agama. Kalau memang memungkinkan, kita dorong,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Camat Purwakarta Baluqia mengapresiasi adanya kekompakan di masyarakat dalam mendukung bidang pendidikan.

“Kami sangat mendukung program ini. Madrasah ini pertama setelah indonesia merdeka. Kami mengajak masyarakat bisa terus kompak, karena tadi Ibu (Ratu Ati Marliati), juga sudah bisik-bisik, akan ada rencana pembangunan lagi. Karena anak didik sudah tidak muat, ibu menyarankan agar membuat proposal. Untuk kordinasi, nanti akan dibuatkan regulasinya boleh atau tidak madrasah diambil alih oleh pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah MDTA Al-Khairiyah Purwakarta Muhamad Hurdi, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Walikota sudah menyempatkan hadir dan membuka kegiatan tersebut.

“Kami minta perhatian kepada pemerintah setempat karna di madrasah juga salah satunya mencetak putra-putri Kota Cilegon,” ucapnya. (Zul/Red)