CILEGON – Mengingat sistem sekolah menggunakan Zonaisasi dan di Kecamatan Purwakarta belum memiliki SMP Negeri, Ratu Ati Marliati akan mendorong pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kecamatan Purwakarta untuk di percepat. Minggu, (15/03/2020).

“Pendidikan yang sekarang regulasinya menggunakan sistem Zonaisasi, yang saya lihat di Purwakarta ini memang belum ada sekolah negeri, maka dari itu saya ingatkan Kepala Dinas Pendidikan untuk cepat merealisasikannya, sehingga anak – anak di Purwakarta tidak perlu jauh – jauh untuk bersekolah,” ujarnya Dalam deklarasi Tim Relawan Ratu Ati Marliati (RAM) di lingkungan Bujang Boros, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta.

Walaupun, Lanjut Ati, di Purwakarta memang ada sekolah swasta tetapi sekolah negeri harus berjalan.

“Di 2019 lalu sudah di alokasikan di jaman saya masih menjadi Kepala Bappeda Cilegon, karena saya sudah berfikir di Purwakarta yang jumlah penduduknya banyak, anak – anak kita butuh sekolah yang tidak terlalu jauh,” jelasnya

Ia juga mengatakan, di tahun 2020 pembangunan sekolah tersebut sedang melakukan pengadaan lahan, serta ia berharap kepada Dinas Pendidikan bisa menggunakan tempat lain terlebih dahulu agar mendukung kualitas pendidikan di Kecamatan Purwakarta.

“Saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan untuk mencari tempat lain supaya SMPN 12 bisa berjalan terlebih dahulu, kalo ini diperbolehkan untuk mempercepat proses percepatan pendidikan di Purwakarta. Tahun depan semoga bisa menggunakan bangunan sendiri,” tegasnya

Ratu Ati berharap Ketua Dewan untuk bisa secepatnya mendorong pembangunan SMP Negeri tersebut agar segera terlearisasikan. (Let/Red)