CILEGON – Setelah resmi di launching pada Kamis 7 Februari 2019 kemarin, Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) Kota Cilegon Trans Cilegon kini mulai beroperasi.

Kepala Dishub Kota Cilegon Andi Affandi menjelaskan, Trans Cilegon dibuat agar masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke transportasi massal sehingga bisa mengurangi kemacetan di masa depan.

“Trans Cilegon sementara akan beroperasi di koridor Terminal Seruni-Ciwandan pukul 06.00-10.00 dan pukul 15.00-18.00. Di dalam hasil kajian akan ada lima koridor yang akan dilayani oleh Trans Cilegon,” ungkapnya saat ditemui, Jum’at (8/2/2019).

Adapun kelima koridor tersebut, lanjut Andi, Terminal Seruni-Ciwandan, Terminal Seruni-Jalan Lingkar Utara (JLU), Terminal Seruni-Trans Mart jalur protokol, Trans Mart-Merak, dan Trans Mart-Ciwandan.

“Untuk saat ini, masih kita gratiskan. Karena secara regulasi penetapan tarif baru bisa jika armada berpelat kuning. Sementara sekarang armada yang ada masih berplat merah,” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya saat meresmikan peluncuran Trans Cilegon, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menjelaskan, bahwa pengembangan SAUM menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Untuk itu, lanjutnya, agar bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD), akan dibentuk lembaga serupa unit pelaksana teknis (UPT) atau yang lainnya. (Red)