Bontang – Wakil Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Rina Megawati Harsono meyakini bahwasanya, kepemimpinan di Bontang harus menjabat selama dua periode agar pembangunan bisa terus berjalan.

Dirinya menyatakan, bahwa selama ini, tradisi estafet kepemimpinan di Bontang belum kuat.

“Yang saya rasakan seperti itu. Dan di sisi lain kan yang kita lihat tradisi estafet kepemimpinan belum kuat di Indonesia khususnya di Bontang,” kata Rina, Senin (03/6/2019).

Menurutnya, setiap pemimpin baru di Bontang cenderung mengabaikan warisan pembangunan sebelumnya.

Alhasil, pembangunan yang dilakukan tak berkelanjutan.

“Jadi, kalau tradisi estafet kepemimpinan kita sudah kuat, saya pikir mungkin agak beda. Tapi sekarang itu kecenderungannya seperti itu bahwa yang datang itu dia cenderung meninggalkan apa yang dibangun sebelumnya dan mencari legacy baru. Saya pikir, kalau itu terjadi, nggak baik. Karena sedang proses pembangunan, sedang cepat sekali di mana-mana,” ujarnya.

Berangkat dari keyakinan tersebut, Rina dalam hal ini, mendukung kepemimpinan dr Hj Neni Moerneni, Sp.OG untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Walikota Bontang pada periode kedua.

“Saya rasa kepala daerah yang pernah memimpin di Indonesia itu tahu betul bahwa melaksanakan tugas-tugas, menekankan visi-misi dan program, itu memang tidak cukup dalam satu periode. Jadi memang perlu waktu yang cukup dan kita menyaksikan sedang bergerak pembangunan yang masif,” ujarnya. (Rls/Red)