Angka Kemiskinan di Banten Turun Jadi 5,63 Persen, BPS: Inflasi Terkendali, Industri Tumbuh
HARIANBANTEN.CO.ID – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten kembali mengalami penurunan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, angka kemiskinan pada Maret 2025 tercatat sebesar 772,78 ribu orang atau 5,63 persen. Angka ini menurun 4,7 ribu orang dibanding September 2024 yang mencapai 777,49 ribu orang atau 5,70 persen.
Data tersebut disampaikan dalam Berita Resmi Statistik (BRS) No. 35/07/36/Th. XIX yang dirilis pada 25 Juli 2025.
Inflasi Terkendali dan Industri Tumbuh
BPS menyebut penurunan jumlah penduduk miskin ini tak lepas dari inflasi yang terkendali dan pertumbuhan sektor industri, khususnya industri pengolahan.
“Inflasi year-on-year pada periode Maret 2024–Maret 2025 hanya 0,70 persen. Ini berpengaruh pada daya beli masyarakat,” tulis BPS dalam laporan tersebut.
Selain itu, industri pengolahan juga tumbuh positif, masing-masing 0,61 persen secara kuartalan (q-to-q) dan 4,51 persen secara tahunan (y-o-y). Konsumsi rumah tangga pun meningkat hingga 5,48 persen di Triwulan I 2025.
Potret Garis Kemiskinan
Garis kemiskinan di Banten untuk Maret 2025 tercatat sebesar Rp3.571.692 per rumah tangga dan Rp684.232 per kapita. Rata-rata rumah tangga miskin di Banten memiliki 5,22 anggota.
Sebanyak 73,01 persen pengeluaran rumah tangga miskin dialokasikan untuk kebutuhan makanan. Komoditas utama yang mendominasi adalah beras, telur ayam ras, rokok filter, dan kopi bubuk instan.
Sementara itu, kebutuhan bukan makanan mencakup perumahan, bensin, pendidikan, listrik, dan perlengkapan mandi, dengan total 51 jenis komoditas di perkotaan dan 47 jenis di perdesaan.
Naik di Kota, Turun di Desa
Menariknya, BPS juga mencatat peningkatan jumlah penduduk miskin di perkotaan, dari sebelumnya menjadi 5,58 persen pada Maret 2025, dengan tambahan sekitar 21,4 ribu orang.
Sebaliknya, di wilayah perdesaan justru mengalami penurunan, dari 6,41 persen menjadi 5,89 persen, dengan penurunan jumlah mencapai 26,1 ribu orang.
Terus Menurun Sejak Pandemi
Angka kemiskinan di Banten menunjukkan tren penurunan sejak pandemi COVID-19. Pada September 2022, angka kemiskinan tercatat 6,24 persen, kini menjadi 5,63 persen per Maret 2025.
Faktor lain yang turut berkontribusi adalah penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 0,38 persen poin antara Februari 2024 dan Februari 2025.
Penulis: Red | Harianbanten.co.id




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.