Atasi Sampah, BSD Launching di Kecamatan Walantaka
SERANG – Demi pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan pelestarian lingkungan dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, melalui program Bank Sampah Digital (BSD), Camat walantaka melaunching bank sampah digital agar bisa segera beraktivitas, di Taman Kraetif Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
Ketua Panitia penyelenggara, Ahyadi memaparkan bahwa, penyelenggaraan launching BSD ini anggaran operasional di dapat dari swadaya masyarakat, secara rinci BSD ini hadir di tengah masyarakat dengan tujuan untuk pemberdayaan masyarakat serta penanggulangan sampah yang banyak menimbulkan masalah.
“Untuk koordinator BSD di Walantaka akan di pandu oleh Ibnu slamet dan rekan, untuk sementara di Walantaka sudah terdapat 8 titik posko BSD, pengambilan sampah akan diakomodir setiap seminggu sekali secara kolektif setelah adanya pemilahan jenis sampah yang di mulai dari rumah warga,” ungkap Ahyadi.
Ahyadi juga berharap, adanya dukungan baik dari muspika Kecamatan Walantaka maupun kepala kelurahan dan warga, agar di setiap kelurahan ada posko BSD.
Di sisi lain, CEO BSD Maida mustika menyampaikan, hadirnya BSD ini atas inisiasi dari para pemuda yang merasa prihatin dengan keberadaan sampah di Kota Serang,
Kata dia, menurut informasi sampah lebih dari 300 ton lebih sampah perhari di Kota Serang hanya sekitar 70-80ton perhari yang dapat tertampung di TPS cilowong. “Dengan keperihatinan ini sehingga muncul BSD sebagai solusi dalam penanganan sampah di kota serang, selain itu untuk pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan serta meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, semoga di kecamatan walantaka melalui ibnu selamet dan ahyadi bisa menjadikan walantaka bersih sehat dan nyaman dengan berdirinya atau terbentuknya BSD ini,” ungkap Maida.
Di tempat yang sama, Camat Walantaka Karsono menjelaskan, dengan adanya BSD ini jelas terbantu dalam penanganan sampah di lingkungan masyarakat.
“Kami pemerintah Kecamatan Walantaka sangat mendukung dan mengapresiasi dengan terbentuknya BSD ini di Walantaka, namun setelah di lakukan launching harapannya petugas bisa berkerja secara maksimal dan harus ada dukungan dari kepala kelurahan dan warga, dengan demikian program berjalan, lingkungan lestari serta akan ada peningkatan ekonomi di masyarakat,” jelas karsono. (HRS/Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.