Bankeu 40 Miliar, Syafrudin Ngeluh ke DPRD Banten
SERANG – Wali Kota Serang Syafrudin mengeluhkan bantuan keuangan (Bankeu) untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang tiap tahun semakin turun.
Hal tersebut dikeluhkan Syafrudin saat adanya reses Anggota DPRD Banten dapil Kota Serang ke kantornya, Jumat (18/6/2021).
Diketahui juga bahwa, tahun ini Pemkot Serang menerima Bankeu dari Provinsi Banten Rp 40 miliar yang sebelumnya pada tahun 2020 Rp 45 miliar.
“Tadi sudah saya sampaikan karena ibu kota Provinsi perlu perhatian khusus, masa Bankeu kita lebih kecil daripada kabupaten kota lain,” kata Syafrudin kepada awak media.
Dirinya mengaku tidak mengetahui apa alasannya Pemprov Banten terkait menurunkan Bankeu kedaerah tersebut. “Ini kan harus ada alasan kenapa sih alasannya sehingga kami ini diberikan Bankeu ini sedikit. Sekarang malah menurun 5 miliar, padahal tahun kemarin itu kita Rp 45 miliar,” tambahnya.
Menurutnya, bantuan keuangan tersebut seluruhnya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Kota Serang. “Untuk infrastruktur semuanya. Tidak tahu kapan, tunggu SK dari Provinsi, kita sudah mengajukan,” katanya.
Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Banten dapil kota Serang, Juheni M Rois mengatakan, sebenarnya pihaknya telah mengusulkan untuk bantuan keuangan kepada Pemprov Banten sampai diangka Rp 65 miliar.
“Bankeu itu sebetulnya dalam pembahasan kita usulkan sudah diangka Rp 65 miliar dipembahasan Banggar tapi waktu itu ada masalah apa sampai turun kemasing-masing kabupaten kota Rp 10 miliar. pernah ribut juga kita disana akhirnya kita bahas lagi dikurangi sedikit dari tahun sebelumnya Rp 45 miliar menjadi Rp 40 miliar,” ujarnya.
Menurutnya, sebetulnya Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten bisa mendapatkan lebih dari itu, lantaran anggaran dari Provinsi cukup besar sekitar Rp 12 triliun. “Sedangkan kabupaten kota kan rata-rata 60-80 an. Kabupaten Serang yang lumayan besar karena mungkin luas daerah,” katanya.
Ketua Fraksi PKS DPRD Banten ini pun sangat menyayangkan bantuan keuangan ke kota Serang yang kecil. Padahal kesepakatan tersebut sekitar Rp 65 miliar akan tetapi ada pengurangan kemungkinan karena refocusing.
“Keinginan itu kita akan perjuangkan dan insyaallah bersama di Banggar dan teman-temannya Banggar lain yang dari kota Serang kita minta sebesar-besarnya sesuai dengan keinginan kota serang, meskipun tidak semua keinginan di penuhi,” tandasnya. (HRS/Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.