Cak Mul: Dari Golok Day, Kita Satukan Budaya dan Ekonomi Cilegon!
HARIANBANTEN.CO.ID – Pelaksanaan Golok Day 2025 yang akan digelar pada Sabtu, 15 November 2025 di Alun-alun Kota Cilegon, mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon.
Agenda budaya tahunan ini disebut menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan antarpeguron, pendekar, serta pelaku budaya di Kota Cilegon. Selain itu, ada peluang besar untuk menggerakkan sektor ekonomi lokal dan pelaku UMKM.
Pengurus Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi atau yang akrab disapa Cak Mul, mengatakan bahwa Golok Day mampu menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh penggiat budaya, pendekar, serta masyarakat luas.
“Dari Golok Day, kita satukan budaya dan ekonomi Cilegon. Acara ini bukan hanya soal tradisi, tapi juga tentang semangat persatuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Cak Mul, Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, Golok Day memiliki makna yang dalam bagi masyarakat Cilegon. Selain memperkuat identitas daerah sebagai kota yang kaya akan budaya pencak silat dan peguron, acara ini juga berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekitar, terutama bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Kegiatan seperti ini bisa memberi dampak positif bagi pelaku usaha kecil, pedagang kuliner, dan pelaku ekonomi lokal lainnya. Kami dari Kadin tentu sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Golok Day,” tambahnya.
Cak Mul juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Cilegon atas dukungannya terhadap pelaksanaan acara ini, serta kepada panitia Golok Day 2025 yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan tersebut.
Ia berharap, Golok Day bisa menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Selain menjaga eksistensi budaya lokal, acara ini juga diharapkan menjadi magnet wisata dan ekonomi baru bagi Kota Baja.
“Setiap tahun semoga Golok Day terus dilaksanakan. Semakin besar acaranya, semakin kuat dampaknya untuk masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon, Fatur R. Sadely, juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang datang dari berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha dan dunia industri.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Fatur mengatakan, dukungan yang kuat dari banyak pihak menunjukkan bahwa semangat menjaga budaya dan memperkuat ekonomi lokal bisa berjalan beriringan.
“Saya apresiasi kepada para pelaku usaha yang terus mendukung kegiatan Golok Day. Tentunya ini harus menjadi gerakan bersama, pemerintah, tokoh budaya, dan pelaku usaha harus bersatu,” ujar Fatur.
Ia menambahkan, sejumlah perusahaan dan BUMD di Cilegon juga mulai ikut serta mendukung penyelenggaraan Golok Day 2025.
“Hari ini saya juga baru mendapat dukungan dari BUMD. Intinya kita harus berkolaborasi agar kegiatan Golok Day 2025 ini sukses. Ini milik kita bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fatur mengungkapkan bahwa Golok Day kini sudah diakui dunia luar sebagai simbol budaya khas Banten yang penuh nilai filosofis. Ia pun optimistis bahwa pada tahun 2026 mendatang, Golok Day akan naik level menjadi even budaya nasional.
“Perlu diketahui, tahun 2026 nanti Golok Day akan menjadi even budaya nasional. Jadi, semua pihak harus terlibat untuk mensukseskan kegiatan ini,” pungkasnya.
Golok Day sendiri dikenal sebagai perayaan khas Banten yang menjadikan golok bukan hanya senjata, tetapi juga simbol kehormatan, keberanian, dan identitas masyarakat Cilegon. Tahun ini, acara tersebut akan diwarnai dengan atraksi seni bela diri, pameran produk UMKM, serta pertunjukan budaya tradisional. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.