Candra Asri Berikan Bantuan Pemulihan Pasca Tsunami Selat Sunda
CILEGON – PT Chandra Asri Petrochemical secara simbolis memberikan bantuan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon sebesar Rp. 500 juta, pada acara serah terima bantuan pemulihan bencana Tsunami Selat Sunda, di ruang Rapat Walikota Cilegon, Selasa (8/1/2019).
Pada kesempatan itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi, Ketua PMI Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis, Kepala OPD Pemkot Cilegon, HR & Corporate Affair PT Chandra Asri Petrochemical Suryandi dan jajarannya.
Suryandi mengatakan pihaknya ikut prihatin kepada korban yang terkena bencana Tsunami Selat Sunda. Oleh karena itu, mulai dari karyawan dan manajemen PT Chandra Asri Petrochemical menggalang dana selama satu minggu.
“Kami sangat prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita disana. Lokasi perusahaan yang dekat dengan tempat bencana, membuat hati kami tergugah untuk ikut membantu. Internal kami akhirnya menggalang dana dari manajemen dan karyawan selama satu minggu,” ujarnya.
Selain itu, PT Chandra Asri Petrochemical juga memfokuskan pada bantuan paska pemulihan yaitu bekerjasama dengan Habitat for Humanity, untuk membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana tsunami Selat Sunda.
“Chandra Asri sudah memikirkan tahap-tahap untuk membantu korban, kita akan bekerja sama Habitat for Humanity membangun huntara. Kami sudah berkomitmen dari awal, huntara ini akan dibuat untuk 40 keluarga dahulu dan menghabiskan dana Rp. 1,5 miliar. Selain itu kami akan mengajak bisnis partner kami untuk ikut menggalang dana, dan semoga hasilnya lebih besar” katanya.
Ia berharap semoga bantuan tersebut bisa memulihkan dan meringankan beban para korban yang terkena dampaknya.
Sementara itu Plt Walikota Edi Ariadi menyambut baik atas kepedulian dari pihak industri di Kota Cilegon, khususnya dari PT Chandra Asri Petrochemical.
“Ini adalah suatu bentuk kepedulian dari industri di Kota Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon mencoba bagaimana koordinasi dengan industri, dilihat dari kepeduliannya. Inilah masyarakat Kota Cilegon sangat peduli, kita ikut membantu. Insya Allah kedepan akan lebih lagi. Semoga bantuan ini juga sebagai salah satu amal untuk keselamatan PT Chandra Asri dan Kota Cilegon,” pungkasnya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada 2 Januari 2019, jumlah korban tewas tsunami Selat Sunda mencapai 437 orang, luka-luka sebanyak 14.075 orang dan jumlah masyarakat yang turut meng nggak sebanyak 36.923 orang.
Untuk bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena dampak tsunami Selat Sunda, CAP memberikan dukungan dalam 2 fase. Fase awal atau fase ergency in diserahkan kepada Walikota Cilegon dan PMI, dan fase jangka panjang dalam masa recovery dimana CAP akan bekerja sama dengan Yayasan Habitat for Humanity bangun hunian sementara dan sarana kebersihan seperti toilet dan kamar mandi. Jumah total bantuan kemanusiaan untuk 2 fase ini adalah sebesar Rp 2 miliar. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.