FDP Minta Pemkot Cilegon Buka Ruang Diskusi Dengan Masyarakat
HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – Aktivis Front Daulat Pribumi Jaelani Marwan merasa prihatin melihat kondisi Kota Cilegon saat ini terutama dengan permasalahan komplek yang dihadapi masyarakat.
Jaelani mengatakan, permasalahan komplek yang saat ini tengah dihadapi masyarakat Cilegon seperti pengangguran hingga infrastruktur jalan yang rusak tak kunjung ada solusi dari pemerintah.
“Saya melihat ada yang salah dari tata kelola Pemkot saat ini, dari mulai merasakan kurangnya ketegasan pemimpin dan krisis kepemimpinan yang berada dalam garis depan untuk membela masyarakatnya, yaitu sebagai pembela kepada masyarakat yang lemah dan tertindas,” kata Jaelani, Senin (27/6/2022).
Permasalahan komplek yang tak kunjung mendapatkan solusi tersebut, menurut Jaelani, salah satunya akibat tidak sigapnya pemerintah menanggapi dan menyerap aspirasi masyarakat
“Tarik menarik tali tambang kekuasaan mungkin juga salah satu faktor bahwa kurang cepatnya tarikan gas perubahan yang diusung dalam masa kampanye. Di samping itu, saya melihat begitu mudahnya orang perorang melontarkan pernyataan-pernyataan yang bersifat menggurui suatu permasalahan yang padahal belum tentu mereka paham dengan situasi dan kondisi yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Menurut Jaelani, seharusnya pemerintah dapat membangun ruang diskusi dengan masyarakat terkait dengan latar belakang permasalahan yang dihadapi, bukan hanya mengeluarkan statemen yang tidak memberikan solusi kepada publik.
“Saya berharap kebebasan berpendapat itu digunakan lebih kearah yang manfaat. Duduk bersama ngobrol atau diskusikan apa yang biasa dilakukan dengan santai dan damai tidak membuang energi yang besar. Saya juga berharap semua lapisan masyarakat berhati-hati dalam membuat pernyataan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan permasalahan baru,” tuturnya. (TKN/Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.