SERANG – Mesti tren penyebaran virus Covid-19 di Kota Serang semakin bertambah, Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang tetap akan menerapkan tatanan hidup baru (new normal).

Wali Kota Serang sekaligus ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Syafrudin menyatakan bahwa, pilihan konsep new normal ini sebagai penyelamat ekonomi daerah.

Sehingga, menurutnya orang nomor satu di Kota Madani ini, jika terjadi lonjakan seperti saat awal bulan Juni 2020 ini, tidak mengurungkan niat pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk tetap menerapkan rencana konsep tatanan kehidupan baru di Kota Madani.

“New Normal, baik kasus positif bertambah maupun berkurang itu tetap akan kita terapkan. Karena New Normal akan jadi penyelamat ekonomi daerah,” kata Syafrudin kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).

Namun ketika disinggung wartawan penerapan tersebut memaksakan, Syafrudin menyebut rencana Pemkot Serang dalam menerapkan konsep tersebut merupakan sebuah kewajiban pemerintah daerah (Pemda) dalam mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat.

“New normal ini bukan memaksakan, kita harus ikuti aturan pusat, baik yang PSBB maupun yang tidak PSBB, new normal itu harus diterapkan,” pungkasnya. (HRS/Red)