Menu

Mode Gelap
Ada Pulau Merak Kecil dan Besar, Cilegon Punya Potensi Pariwisata Seperti Sentosa Island Gelar Demo, Warga Korban Pemagaran dan Pensiunan KS Minta Walikota Cilegon Hadir di Tengah Permasalahan Layaknya Nyoblos Presiden, Warga Kadipaten Menggelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Langsung Usai Sukses Gelar Khitan Massal, Sanuji Agendakan Nikah Massal PMK Pada Hewan, Presiden: Segera Berikan Vaksin

Headline · 31 Mei 2022 21:38 WIB ·

Kejari Cilegon Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Tipikor Pembangunan Depo Sampah


 Kejari Cilegon Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Tipikor Pembangunan Depo Sampah Perbesar

HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon tetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada pembangunan depo sampah di Kecamatan Purwakarta, Tahun Anggaran (TA) 2019 yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilegon.

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Cilegon Atik Ariyosa menyampaikan, tim penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dengan inisial UI dan LH pada Selasa, 31 Mei 2022, terkait penyidikan dugaan perkara tipikor dalam pembangunan depo sampah di kecamatan purwakarta tersebut.

“Dari hasil penyidikan didapatkan bukti permulaan yang patut untuk menetapkan 2 orang tersangka yaitu Sudara UI selaku Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Saudara LH selaku Penyedia/Kontraktor dalam kegiatan pembangunan depo sampah di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon Tahun Anggaran 2019,” kata Atik Ariyosa melalui siaran pers tertulis, Selasa (31/5/2022).

Penetapan kedua tersangka UI dan LH, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka nomor: TAP-1162/M.6.15Fd.1/05/2022 tanggal 31 Mei 2022, dan Surat Penetapan Tersangka nomor: TAP-1163/M.6.15/Fd.1/05/2022 tanggal 31 Mei 2022.

Atik Ariyosa menjelaskan, kronologi perkara tipikor tersebut yaitu berawal dari adanya anggaran transfer depo Kecamatan Purwakarta Tahun Anggaran 2019 pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon yang berasal dari APBD Kota Cilegon Tahun Anggaran 2019 dengan nilai pagu paket pekerjaan sebesar Rp939.200.000.

“Setelah dilakukan proses tender, PT Bangun Alam Cipta Indo ditentukan sebagai pemenang tender selanjutnya Tersangka UI selaku PPK melakukan penunjukan penyedia dan memerintahkan PT Bangun Cipta Alam Indo untuk memulai pelaksanaan pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar
Rp844.056.000,” ujarnya.

Namun lanjut Atik Ariyosa, pada faktanya tersangka LH selaku Direktur PT Bangun Alam Cipta Indo secara melawan hukum hanya meminjamkan bendera perusahaannya kepada orang lain untuk mengikuti tender dan melaksanakan pekerjaan konstruksi depo sampah di Kecamatan Purwakarta tersebut.

“Kemudian Tersangka UI selaku PPK telah secara melawan hukum dan atau menyalahgunakan kewenangannya menyetujui pekerjaan pembangunan transfer depo Kecamatan Purwakarta tersebut dilaksanakan oleh pihak lain atau bukan dilaksanakan oleh PT Bangun Cipta Alam Indo beserta personil yang termuat di dalam kontrak,” tuturnya.

Atas perbuatan itu, lanjut Atik Ariyosa, pekerjaan pembangunan transfer depo di Kecamatan Purwakarta tersebut tidak dilaksanakan sesuai gambar rencana, kontrak dan spesifikasi teknis.

Selain itu, dengan hasil kesimpulan Penilai Ahli Jasa Konstruksi, bangunan Trans Depo itu juga dinilai tidak dapat digunakan sesuai dengan fungsi awalnya atau terjadi kegagalan bangunan.

“Dikarenakan terhadap Tersangka UI dan Tersangka LH memenuhi syarat alasan objektif dan subjektif penahanan serta demi memperlancar proses penyidikan, maka terhadap 2 orang tersangka tersebut dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Serang selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 31 Mei 2022 sampai dengan 19 Juni 2022,” pungkasnya. (TKN/Red) 

Artikel ini telah dibaca 1.242 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Tenaga Kerja Latih 40 Peserta Calon Satpam Gada Pratama 232 JP

12 Agustus 2022 - 20:46 WIB

Dinas Koperasi dan UMKM Maksimalkan Pembinaan Pelaku UMKM Cilegon

12 Agustus 2022 - 20:37 WIB

Usai Sertijab, Heni Minta Pegawai Segera Bekerja Sesuai Tupoksi

12 Agustus 2022 - 20:25 WIB

Ikut Indonesia Expo, Stand UMKM Cilegon Diminati Pengunjung

9 Agustus 2022 - 17:39 WIB

Walikota Cilegon Tolak Penghapusan Honorer Pada Rakernas APEKSI

8 Agustus 2022 - 21:07 WIB

Ketidak Hadiran Walikota Pada Rapat KUA PPAS Disoal

8 Agustus 2022 - 14:50 WIB

Trending di Pemerintahan
error: Content is protected !!