HARIANBANTEN.CO.ID – Industri baja di Kota Cilegon tak hanya fokus pada produksi. KRAKATAU POSCO bersama anak usahanya, PT KPSE Services Indonesia, mendorong pengembangan berkelanjutan pemuda lokal melalui Program Pekerja Temporari Bergilir (PTB).

Sebanyak 14 pemuda dari tiga kelurahan di Kecamatan Ciwandan dan Citangkil resmi menyelesaikan PTB Angkatan ke-4. Program ini dirancang bukan sekadar magang biasa, melainkan proses pembinaan berkelanjutan agar peserta siap menghadapi kebutuhan dunia industri.

Selama satu tahun, peserta terlibat langsung dalam lingkungan kerja dengan standar kualitas dan keselamatan tinggi. Mereka dibiasakan dengan disiplin, budaya kerja profesional, serta kerja sama tim—kompetensi yang menjadi syarat utama di sektor industri.

Dampaknya mulai terlihat. Sejumlah alumni angkatan sebelumnya telah bekerja di berbagai perusahaan mitra dan industri di kawasan Cilegon. Pengalaman selama mengikuti program menjadi nilai tambah saat bersaing di dunia kerja.

Pelantikan peserta PTB digelar di Aula Kecamatan Ciwandan pada Jumat (13/2/2026). Direktur KPSE, Edwin Sumiroza, mengatakan pengembangan masyarakat dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui program kerja lapangan.

“Melalui pelatihan cleaning service bersertifikat BNSP hasil kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, 13 orang sudah terserap bekerja dari total 48 peserta. Ini menunjukkan pelatihan yang tepat bisa menjadi jalan masuk masyarakat memiliki keahlian profesional,” ujarnya.

Selain pelatihan kerja, perusahaan juga membuka jalur pendidikan melalui program beasiswa bagi siswa berprestasi di sekitar wilayah operasional. Peserta yang berminat di bidang teknik difasilitasi melanjutkan pendidikan di SMK YPKS dengan kesempatan magang di lingkungan industri.

Department Head PR & GA KRAKATAU POSCO, Eka Manti Saputra, menyebutkan hingga kini PTB telah memasuki Angkatan ke-5 dengan total 55 pemuda yang telah diluluskan.

“Harapannya peserta tidak hanya memperoleh pengalaman sesaat, tetapi membawa keterampilan dan pola kerja sebagai modal jangka panjang. Industri di Cilegon terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja yang siap,” katanya.

Camat Ciwandan, Agus Ariadi, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, PTB memberikan pengalaman kerja nyata yang sangat dibutuhkan pemuda lokal sebagai bekal masa depan.

Ia berharap perusahaan terus membuka peluang lanjutan agar semakin banyak pemuda di wilayah ring industri yang dapat diberdayakan.

“Perusahaan sudah memberikan ruang dan kesempatan, maka para pemuda juga harus ikut menjaga dan mendukung keberlangsungan perusahaan,” ujarnya.

Selain pengembangan tenaga kerja, perusahaan juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti program bedah rumah, dukungan kegiatan Ramadan, hingga keterlibatan dalam penanganan banjir.

Melalui rangkaian program ini, KRAKATAU POSCO berharap semakin banyak generasi muda Cilegon yang siap, terampil, dan percaya diri menjadi bagian dari ekosistem industri yang terus tumbuh. (red)