NPS Foundation Bersama Bank Sampah Digital Bantu Pejuang Medis dan Pemulung di Kota Serang
SERANG – Yayasan Nur Purnama Sidqi (NPS Foundation) dan Bank Sampah Digital membagikan Alat Pelindung Diri (APD) yaitu 102 Face Shield dan 50 Paket Nutrisi ke 6 puskesmas dan 2 Rumah Sakit di Kota Serang.
Selain itu, pihaknya membagikan 50 paket sembako kepada para pemulung yang ada di Kota Serang
CEO Bank Sampah Digital Maida mengatakan, masih minimnya APD yang memadai baik di Rumah Sakit maupun di puskesmas-puskesmas di Kota Serang. Pihaknya bersama tim melakukan penggalangan dana untuk pembelian APD.

“Tim juga memberikan paket makanan nutrisi untuk dibagikan kepada tenaga medis yang saat ini kita tahu berada digaris depan dalam penanganan Covid 19 kota Serang. Selain itu, kami menyiapkan bingkisan bagi para pemulung di Kota Serang. Karena Covid 19 ini berdampak juga kepada para pemulung di kota Serang,” kata Maida kepada Harianbanten.co.id melalui siaran persnya, Jumat (10/4/2020).
Lebih terperinci, selama penggalangan dana tahap pertama tersebut terkumpul dana sebesar Rp 8,5 juta yang kemudian dibelanjakan untuk Face Shield sejumlah 102 buah.
“Itu sudah disebar ke 6 puskesmas di kota Serang, dan 2 Rumah sakit diantara yaitu Puskesmas Serang kota, Puskesmas Singandaru, Puskesmas Kasemen, Puskesmas Kilasah, Puskesmas Curug dan Puskesmas Walantaka. Kemudian untuk Rumah sakit Daerah kota Serang 2. Rumah Sakit Drajat Prawiranegara,” jelasnya.
Ditempat sama, Rosi Pilot Project NPS menambahkan, pada batch pertama ini akan dibagikan kurang lebih 50 paket sembako kepada para pemulung se-kota Serang .
“Alhamdulillah NPS Foundation dan Bank Sampah digital hari ini sudah mulai menyalurkan paket bantuan kepada tenaga medis dan keluarga pemulung di wilayah Banten. Paket bantuan tenaga medis: roti, susu, madu, hand sanitizer dan APD face shield. Sedangkan, paket sembako keluarga pemulung: beras, minyak goreng, mi instan, dan sabun batangan,” katanya.
“NPS Foundation memproduksi sendiri hand sanitizer dan face shield menggunakan printer 3D,” tutupnya. (HRS/Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.