Penyebaran Corona di Kota Serang Berasal dari Klaster Jakarta dan Bandung
SERANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ikbal mengatakan, penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kota Serang terjadi dari dua zona merah yakni klaster Jakarta dan juga klaster Bandung.
“Kalau bicara klaster pastinya itu klaster Jakarta, kalau kita lihat penyebarannya berasal dari klaster Jakarta, yang kedua dari Bandung,” katanya, Sabtu (2/5/2020).
Jadi, lanjut dia, memang secara pengamatan, pihaknya mengamati belum ada yang selain dari Jakarta dan Bandung, semua dari daerah PSBB atau zona merah Corona.
Untuk itu, meski saat ini tren Covid-19 di Kota Serang menurun, yang dirawat banyak yang sembuh. Yang terbaru yang dirawat hasil swab negatif dikembalikan ke keluarga.
“Dua yang positif juga sudah sembuh yakni pasien no 01 dan pasien no 02. Sudah sembuh sudah pulang,” kata Iqbal.
Sementara untuk kasus orang tanpa gejala (OTG) sudah dilakukan pemeriksaan di Gatot Subroto kalau hasilnya gejala ringan nanti diarahkan ke wisma atlet untuk isolasi selama 14 hari.
Meskipun ada tren penurunan tapi memang pihaknya khawatir juga karena untuk saat ini banyak juga dari Jakarta yang masuk ke kota Serang tanpa diketahui oleh kita.
“Ini juga yang menjadi kekhawatiran kita tren menurun tapi bersamaan menjelang lebaran ini ada potensi tapi mudah-mudahan ini tidak terbukti. Kita juga akan lakukan rapid test,” ucapnya.
Yang mesti paling diwaspadai adalah adanya fenomena baru orang tanpa gejala, biasanya yang positif itu ada gejala kalau ini berbeda ada riwayat tanpa gejala.
“OTG ini tanpa gejala tapi mereka berhubungan dengan orang di lingkungannya dan kemungkinna bisa menyebarkan ke orang lain,” ujarnya. (HRS/Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.