HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon mulai melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) liar di sekitar Pasar Keranggot, Kamis (19/6/2025). Penataan ini jadi bagian dari relokasi besar-besaran yang ditarget rampung pada 24 Juni 2025.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, memastikan proses penertiban dilakukan secara bertahap dan humanis. Ia menekankan bahwa Pemkot tidak hanya menggusur, tapi juga menyiapkan tempat relokasi yang layak bagi para pedagang.

“Kita tidak menggusur, tapi kita relokasi ke tempat yang semestinya. Hanggar itu sudah lama kita siapkan. Misalnya pedagang sayur di dalam, yang pakaian ada di blok Hanggar B,” ujar Robinsar di lokasi penertiban.

Penertiban menyasar para PKL yang berjualan di bahu jalan dan bantaran sungai di sekitar pasar. Untuk itu, Pemkot sudah menyiapkan hanggar-hanggar di dalam area pasar sebagai lokasi relokasi.

Robinsar menegaskan, pihaknya tidak ingin asal tertib tapi malah bikin pedagang sengsara. Pemkot bahkan menerjunkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sejak pagi untuk mendampingi proses relokasi.

“Kami bantu juga dari pagi, dari Disperindag standby, bantu supaya semua terfasilitasi. Tempat juga akan kita kondisikan supaya nyaman,” katanya.

Meski begitu, Robinsar tak memungkiri bahwa relokasi tidak bisa menyenangkan semua pihak.

“Namanya juga manusia, pengennya sesempurna mungkin. Tapi kami tidak menantang, kami komunikasikan dan kondisikan sebaik mungkin,” ujarnya.

Salah satu kekhawatiran pedagang adalah soal sepinya pembeli di lokasi baru. Menanggapi hal itu, Robinsar mengaku sudah menyiapkan strategi agar pasar tetap ramai pengunjung.

“Tadi teman-teman pedagang bilang takut sepi. Ya memang, mereka bilang kalah sama online. Tapi nanti kita bikin event-event supaya yang di dalam juga rame,” ungkapnya.

Pemkot akan melibatkan Disperindag untuk membuat pasar lebih hidup dengan berbagai kegiatan yang menarik minat masyarakat.

“Jadi kita nggak cuma mindahin, tapi juga bikin pasar jadi hidup lagi,” tegasnya.

Penulis: Asep Tolet | Harianbanten.co.id