SERANG – Guna membantu meringankan masyarakat terdampak Covid -19, Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Banten melakukan pelaksanaan kegiatan Dapur Lapangan serta Bakti Sosial, dengan membagikan makanan untuk berbuka Puasa kepada masyarakat yang terdampak penyebaran Virus Covid-19 yang dilaksanakan oleh Personel Polda Banten di Wilayah Hukum Polres Serang Kota Polda Banten.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Satbrimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho S.I.K menyampaikan, kegiatan Dapur Lapangan dan Bakti Sosial dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pihak Kepolisian khususnya Brimobda Banten terhadap masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19.

“Makanan yang dibagikan sejumlah 500 bungkus. Makanan dibagikan untuk berbuka puasa kepada masyarakat (Ojol, Opang, Tukang becak, Pemulung, dan Sopir Angkutan Umum),” ungkapnya, Rabu (29/4/2020) di lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Alun-alun Barat Kota Serang tersebut, masyarakat terlihat antusias menerima bantuan yang diberikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Banten, Karo SDM Polda Banten, Dirbinmas Polda Banten, Kapolres Serang Kota Polda Banten, dan Kabidokes Polda Banten.

Tidak hanya sekedar membagikan makanan, dalam kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB tersebut, personel Satbrimob Polda Banten terlihat sigap dalam mempersiapkan personil, menyiapkan peralatan, menyiapkan kendaraan, pemeriksaan kesehatan personel, pemeriksaan security food, menyiapkan bahan makanan yang akan dimasak, menentukan lokasi, memasak makanan, packing, hingga proses distribusi dilakukan secara mandiri dan profesional oleh Satbrimob Polda Banten.

“Peserta yang hadir melibatkan sebanyak 30 personel Satbrimob Polda Banten, 15 Personel Polda Banten, dan 35 Personel Polres Serang Kota,” kata AKBP Dwi Yanto Nugroho.

Dalam pembagian tersebut, lanjutnya, pihaknya tetap menjalankan prosedur sesuai arahan dari pimpinan.

“Kegiatan tetap dilaksanakan dengan profesional. Bahan makanan yang akan di olah juga merupakan bahan yang berkualitas (tidak basi atau busuk). Makanan yang dimasak higienis dan dibagikan sesuai sasaran,” jelasnya.

“Pada saat pembagian makanan juga kami tetap memperhatikan jarak minimal (social distance). Selalu menggunakan pakaian dinas lengkap, ditambah menggunakan masker dan sarung tangan. Pembagian tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. (HRS/Red)