CILEGON – Warga Kompleks BBS III Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon sampaikan curhat dan aspirasi kepada Calon Walikota Cilegon, Ati Marliati.

Sejumlah aspirasi tersebut yakni status aset fasilitas umum, fasilitas sosial (fasum- fasos) berupa aset jalan lingkungan kompleks, permasahan banjir di lingkungan Blok E dan adanya pasar modern.

Sejumlah aspirasi ini mengemuka saat Ati Marliati melakukan safari kampanye dengan warga BBS III, Rabu (11/11/2020).

Aspirasi tersebut disampaikan perwakilan warga RT 019, Doni dihadapan Ati Marliati yang merupakan politisi Partai Golkar, pada Rabu malam.

Menanggapi aspirasi dan usulan warga BBS III, Ati mengatakan ada beberapa pengelompokan kebijakan, yakni kebijakan yang langsung bisa dieksekusi, ada tahapan kebijakan yang dikoordinasikan dengan stakeholder lainnya yang harus mempedomani aturan regulasi.

Adapun terkait jalan lingkungan BBS IIII yang merupakan fasum fasos yang hingga kini belum diserahkan PT Krakatau Steel, Ati mengungkapkan bahwa aset jalan yang merupakan hak warga menjadi prioritas kepemimpinannya.

“Masyarakat mempunyai hak keadilan yang sama. Harusnya jalan rusak ya diurus oleh yang masih memiliki. Gampang saja kan. Terpenting bagi saya jalan warga bagus dan layak. Tidak terlalu penting siapa yang memiliki. Kita kedepankan hak warga,” ujar Ati Marliati.
bersama hak Perbaiki sesuai aturan.

Menurutnya seharusnya jalan di link BBS III sudah diserahkan ke pemerintah agar bisa dilakukan perbaikan sebagaimana yang menjadi aspirasi warga.

Sementara terkait banjir di link blok E kampung sawah, Ati menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Cilegon sedang menyusun perubahan Tata Ruang khususnya di wilayah Kecamatan Citangkil-Ciwandan.

“Penanganan banjir menjadi prioritas pemerintah dalam menata tata ruang. Khususnya wilayah yang terdampak banjir,” terang Ati.

Sedangkan terkait kebutuhan pasar modern, Ati berjanji akan membenahi sumber daya manusianya pedagang, dimana keberadaan pedagang masih belum memiliki kesadaran bersama akan pentingnya pasar yang bersih dan nyaman sebagaimana pasar modern di wilayah lainnya.