Banyak Jalan Rusak di Pandeglang, Irna Dikritik Lewat Lirik Lagu
PANDEGLANG – Salah seorang warga Desa Kubang Kondang Kecamatan Cisata Kabupaten Pandeglang mengkritik bupati melalui lagu dengan judul Bu Irna Kamana Bae.
Di dalam lagu tersebut, penyanyi mempertanyakan sosok bupati yang saat ini memimpin, sementara jalan di daerahnya rusak parah.
Pelantun lagu Yang diketahui bernama Anton tersebut, juga menyampaikan dalam lagunya bahwa semua orang membayar pajak, namun jalan di daerahnya rusak.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, bahwa pembangunan akan terus berproses dan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang akan kebagian pada saatnya.
“Yang membuatkan lagu Irna Kamana Bae, Irna ada. Jadi mohon kesabaranya untuk kami bisa berproses karena pembangunan tidak pernah berhenti, dan siapapun bupatinya pembangunan pasti terus berproses. Karena 600 miliar ini kita bagi untuk semua desa se-Kabupaten Pandeglang dan 35 Kecamatan insyaAllah akan ada tepat pada waktunya,” ucapnya, Rabu (22/1/2020).
Irna mengatakan, jalan yang sudah dibangun saat ini sudah mencapai 51 persen, namun untuk jalan yang belum dibangun dirinya meminta untuk tetap bersabar.
“Memang di RPJMD kami membangun jalan di angka sampai 51 persen, kan tidak mungkin lima tahun selesai semua. Terus yang sudah dibangun walaupun tidak mengucapkan terima kasih pasti diapresiasi di dalam hati, dan saya mengucapkan terima kasih dan rawat yang sudah kami bangun, dan yang belum kami bangun mohon kesabarannya,” katanya.
Ia menyebutkan, pada tahun ini banyak tender besar yang digelontorkan untuk setiap desa dan kelurahan.
“Tahun ini sudah berproses lagi, ada tender yang paket besar banyak sekali dan yang mengelola kami berikan kepercayaan, untuk bisa dilakukan di tiap-tiap desa se-Kabupaten Pandeglang, dan 13 Kelurahan se Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Menurutnya, itu akan dijadikan prioritas pembangunan ke depan, ia menyebutkan sudah seribu kilometer lebih yang sudah dibangun selama kepemimpinannya.
“Karena banyak mendengar keluhan masyarakat tentu itu juga menjadi prioritas kedepannya, karena kita berharap skala prioritas pembangunan yang ada di Pandeglang kurang lebih saya dengan pak tanto membangun jalan sekitar 1328 KM,” tuturnya. (De/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.