Komando Desak Pecat Kades Cipinang yang Arogan
PANDEGLANG – Pengurus Wilayah Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) Pandeglang mendorong Kepala Desa Cipinang Kecamatan Angsana untuk dipecat dari jabatannya, karena telah melakukan tindakan yang tidak mencerminkan seorang pemimpin dengan cara mencaci maki masyarakat yang mengkritiknya.
Kordinator Komando PW. Pandeglang, Entis Sumantri mengatakan, pihaknya akan mendorong kepala desa tersebut untuk dipecat, karena mengucapkan kata tidak pantas sudah sepatutnya diberikan teguran.
“Meskipun dalam kondisi sedang berpuasa atau sedang pandemic, tentunya secara emosional seorang pemimpin itu harus lebih berwibawa, jangan sampai ini mengucap dengan kalimat yang tidak berpendidikan dan bukan seorang pemimpin, ini pasti akan berpengaruh kepada kondisi sosial masyarakat apabila dibiarkan,” katanya, Rabu (13/5/2020).
Untuk menanggapi masalah kritikan masyarakat, kata Entis, seharusnya sosok kepala desa menjawab secara objektif dengan kondisi yang ada, selain itu juga menjawab secara bijak dan memberikan pertimbangan lain.
“Seharusnya Kepala desa itu tidak arogan dalam bertutur kata, dalam berperilaku, karena ini Negara demokrasi bukan negara otokrasi, kalau misalnya usul ditolak kritik dilarang tanpa alasan, maka kami mendesak supaya mundur dari jabatannya. Kalau memang tidak bisa membangunkan jalan untuk masyarakat, paling tidak jangan berkata kasar,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten daerah bidang pemerintahan Setda Pandeglang, Ramadani menuturkan, untuk kejadian kades yang mencaci maki warganya dikarenakan sedang goncanngnya psikologis, karena di tengah pandemic ini menyebabkan tingkat emosional yang tidak terkontrol.
“Mungkin itu karena sedang kurang baik saja psikologisnya, namun untuk masalah peneguran pastinya akan dilakukan peneguran, seharusnya sih tidak seperti itu, kecuali karena tidak melaksanakantugas atau lalai dalam tugas, itu akan kita tegur langsung. Adapun masalah persoalan jalannya, kita akan jadikan itu catatan prioritas kami,” katanya. (De/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.