HARIANBANTEN.CO.ID – Seorang mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Banten mengaku menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan oleh oknum dosen. Kasus ini mencuat setelah korban menceritakan pengalamannya.

Korban yang identitasnya dirahasiakan menyebut pelecehan itu berupa tindakan verbal. Bahkan, menurutnya perbuatan serupa sudah kerap terjadi.

“Pelecehan verbal, udah sering kaya gitu,” kata korban saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8/2025).

Korban juga mengungkapkan bukan hanya dirinya yang mengalami pelecehan tersebut. Ia menyebut ada mahasiswa lain yang juga menjadi korban dengan pelaku yang sama. Namun, sebagian besar memilih diam dan tidak melaporkannya.

“Banyak korbannya, bukan cuma saya, mereka semua pilih diam,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ, korban mengaku mendapat intimidasi dari pihak lain yang diduga rekan pelaku.

“Saya dapat intimidasi dari dosen lain soal kasus ini,” jelasnya.

Mahasiswa Bakal Gelar Demo

Kasus dugaan pelecehan ini menuai reaksi dari kalangan mahasiswa UNIBA. Berdasarkan flayer seruan aksi yang beredar, sejumlah mahasiswa berencana menggelar demonstrasi di kampus pada Senin (25/8/2025).

Dalam seruan aksi tersebut, mahasiswa menilai kampus UNIBA gagal menjadi ruang aman bagi mahasiswanya, terutama perempuan. Mereka juga melayangkan beberapa tuntutan, mulai dari hentikan normalisasi pelecehan verbal hingga hentikan upaya pembungkaman terhadap korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus UNIBA maupun dosen yang diduga terlibat belum memberikan keterangan resmi. (red)