HARIANBANTEN.CO.ID – Warga yang tengah mengurus administrasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon dikejutkan dengan insiden mengejutkan. Seorang pria bernama Umar meninggal dunia mendadak saat mengurus dokumen kependudukan, Rabu (27/8/2025).

Insiden terjadi di lantai dua Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cilegon. Umar, yang diperkirakan berusia 60 tahun, datang untuk mengurus KTP dan Kartu Keluarga. Namun, tak lama kemudian ia merasa pusing dan mengeluh sakit di dada.

“Korban sempat ditolong staf Disdukcapil dengan minyak kayu putih dan diberi bantal penyangga. Tapi kondisinya semakin drop,” kata Dokter Umum MPP Kota Cilegon, Amirah Dea.

Tim medis segera dipanggil. Namun saat tiba, Umar sudah dalam kondisi kritis.
“Pupil sudah melebar, nafas dan detak jantung tidak ada. Kami lakukan RJP, sempat ada detak dan saturasi oksigen naik ke 87, tapi kemudian pasien tidak bertahan,” jelas Amirah.

Dari pemeriksaan awal, Umar diduga meninggal akibat serangan jantung. Ia disebut memiliki riwayat hipertensi yang tak tertangani dengan baik.

Jenazah Umar langsung dibawa ke RSUD Cilegon menggunakan ambulans 119 sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (red)