HARIANBANTEN.CO.ID – Olahraga padel dijadikan pintu masuk oleh komunitas perempuan Reconnect Society untuk mengajak perempuan di Kota Cilegon lebih aktif, percaya diri, dan saling terhubung lewat kegiatan positif. Komunitas ini resmi hadir di Cilegon dan langsung mencuri perhatian lewat kegiatan perdananya.

Reconnect Society hadir sebagai safe space bagi perempuan, baik ibu rumah tangga maupun remaja, untuk tumbuh bersama tanpa tekanan sosial. Melalui pendekatan olahraga dan kebersamaan, komunitas ini mendorong perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan fisik dan mental.

Founder Reconnect Society sekaligus pemilik Speak House, Novi, mengatakan komunitas ini lahir dari kesadaran akan pentingnya ruang aman bagi perempuan untuk berkembang dan membangun kepercayaan diri.

“Reconnect Society adalah safe space bagi perempuan untuk berbicara, berkembang, dan membangun koneksi positif. Kami ingin perempuan punya ruang untuk tumbuh bersama tanpa rasa insecure,” ujar Novi.

Novi menjelaskan, Reconnect Society didirikan bersama Umi Sinta dari e’Lumme, Uwais dari Godhong Suji, serta Risa dari Eat Oppa Grill. Komunitas ini mengusung visi empowering women through sport, confidence, and connection.

Kegiatan perdana Reconnect Society dipilih melalui olahraga padel, yang selama ini kerap dianggap sebagai olahraga mahal dan eksklusif. Melalui konsep kebersamaan dan dukungan sponsor, stigma tersebut coba dipatahkan.

“Peserta cukup membayar di bawah Rp100 ribu, tapi sudah mendapatkan berbagai fasilitas dan produk. Ini solusi agar olahraga dan kegiatan positif bisa dijangkau lebih luas,” jelasnya.

Antusiasme peserta pun tinggi. Sebanyak 36 kuota peserta langsung habis terjual dalam waktu satu jam. Menariknya, mayoritas peserta sebelumnya tidak saling mengenal, namun justru dari situ koneksi dan kebersamaan mulai terbangun.

Ke depan, Reconnect Society tak hanya fokus pada padel. Novi menyebut akan ada berbagai kegiatan lain seperti pilates, lari, golf, hingga kajian dan diskusi.

“Ini baru volume pertama. Harapannya, perempuan tidak lagi merasa sendiri karena ada komunitas yang siap tumbuh bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Reconnect Society Surananda Dwi Nugroho atau Danu mengatakan kegiatan ini berawal dari keinginan sederhana membangun komunitas positif lewat olahraga.

“Awalnya karena sering main bareng saja, lalu muncul keinginan mengumpulkan komunitas positif. Kebetulan sekarang padel sedang tren dan di Cilegon baru ada satu lapangan,” kata Danu.

Ia berharap kehadiran Reconnect Society bisa mendorong olahraga padel semakin dikenal dan memasyarakat di Cilegon, sekaligus membuka peluang hadirnya fasilitas olahraga baru.

“Kalau peminatnya makin banyak, bukan tidak mungkin nanti akan muncul lapangan padel lain. Intinya kami ingin membangun kegiatan yang positif,” pungkasnya. (red)