HARIANBANTEN.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten mulai tancap gas menyongsong rencana menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

Persiapan itu ditandai dengan rapat koordinasi bersama KONI serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten/kota se-Banten yang digelar di Kantor KONI Banten, Senin (6/4/2026).

Dalam rapat tersebut, KONI Banten menunjuk KONI Kota Cilegon untuk menyiapkan sejumlah venue pertandingan. Beberapa cabang olahraga yang direncanakan digelar di Cilegon antara lain akuatik seperti polo air, perairan terbuka, fin swimming, serta sepak bola, karate, dan tenis lapangan.

Tak hanya itu, KONI Banten juga tengah mempersiapkan peninjauan venue oleh Kementerian Olahraga dan KONI Pusat yang dijadwalkan berlangsung selama satu pekan.

Wakil Ketua Bidang Humas KONI Cilegon, Irfan, memastikan pihaknya siap menjalankan tugas tersebut.

“Kami sangat menyambut baik, mendukung, dan akan mempersiapkan venue yang sudah ditentukan oleh KONI Banten,” kata Irfan dalam rapat.

Pria yang akrab disapa Ifan Gondrong itu juga menyebut akan segera melaporkan hasil rapat kepada Ketua KONI Cilegon dan Wali Kota Cilegon, Robinsar.

“Nanti kita sampaikan ke ketua dan wali kota agar bisa dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah lokasi di Cilegon dinilai siap digunakan sebagai venue, seperti Lapangan Geger Cilegon, GOR ASSA, hingga kawasan perairan terbuka di sekitar Merak.

Sementara itu, Ketua KONI Banten Agus Rasyid mengatakan rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam memetakan kebutuhan menuju PON XXIII 2032.

Mulai dari kesiapan venue, cabang olahraga, akomodasi, transportasi, hingga dukungan anggaran menjadi fokus pembahasan.

“PON XXIII bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum besar untuk mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten. Karena itu, seluruh daerah harus bergerak sejak sekarang,” ujarnya.

Fokus Kesiapan Venue dan Infrastruktur

Kesiapan venue menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut. KONI Banten akan memetakan stadion, gelanggang olahraga, hingga arena pertandingan agar sesuai standar nasional yang ditetapkan KONI Pusat.

Venue PON XXIII direncanakan tersebar di seluruh kabupaten/kota di Banten, sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan merata oleh masyarakat.

Sejumlah daerah yang dinilai berpotensi menjadi lokasi pertandingan di antaranya Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak.

Selain itu, infrastruktur penunjang seperti akses jalan, transportasi, penginapan, rumah sakit, hingga fasilitas umum juga menjadi perhatian serius.

“Jangan sampai venue sudah siap, tapi akses jalan dan fasilitas pendukung belum memadai. Semua harus dipersiapkan secara terintegrasi,” tegas Agus. (AS/Red)