SERANG – Salah satu warga Kota Serang yang berada di Wamena, Papua yakni Nurhasanuddin warga Dalung, Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang bercerita sebetulnya warga Serang banyak yang minta pulang namun yang terdata baru ada 16 warga terdiri dari 9 warga Kota Serang dan 7 Warga Kabupaten Serang.

Menurut dia, belasan para perantau ini rata-rata berdagang dan berjualan remote televisi.

“Tadi baru saya kumpulkan di sini di kontrakan saya ada 16 orang rata-rata penjual remote, penjual bubur, tukang service. Yang kumpul 9 orang sisanya ngumpulin KTP karena tidak ada kendaraan. Jadi katanya mereka itu pengen pulang karena sudah tidak bisa cari uang di sini tapi mau pulang nggak ada uang. Saya lihat warga jawa barat Sumatera sudah dipulangkan,” cerita Nurhasanuddin saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (1/10/2019).

Baca Juga : Walikota Akan Cari Data Warga Kota Serang Yang Berada di Wamena

Para warga ini, lanjut dia, merupakan warga Serang terdiri dari Cipocok Jaya, Lopang sementara untuk Kabupaten Serang terdiri dari warga Pontang dan Ciruas. Mereka tersebar di Abepura, Waena dan Sentani.

Data ini, masih kata dia, bisa bertambah karena ini hanya data sementara, masih banyak yang tersebar di 26 titik pengungsi. Jadi bisa terus bertambah. Saat ini, mereka (Perantau) lagi diamankan dulu di Sentani.

“Keinginan teman-teman hanya minta difasilitasi untuk kepulangan ke Serang. Kalau tambahan yang lainnya mungkin minta ke pemerintah provinsi ada tambahan untuk usaha enggak balik lagi ke sini (Papua),” tukasnya. (HRS/Red)