DPRD Minta Pelayanan RSUD Cilegon Ditutup Sementara, Imbas dari Belasan Tenaga Medis Positif Covid-19
CILEGON – Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 bertambah mencapai 23 orang dari tenaga medis dan pegawai di RSUD Kota Cilegon, menanggapi hal tersebut Komisi I DPRD Kota Cilegon meminta pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon ditutup sementara selama 14 hari.
Hal tersebut perlu dilakukan agar penularan dari klaster rumah sakit bisa diputus usai adanya 23 tenaga medis dan pegawai RSUD yang terpapar Covid-19.
Diketahui, pada Kamis (11/6/2020), ada 12 tenaga medis RSUD Kota Cilegon dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Dari 12 tenaga medis tersebut, 5 berdomisili di Kota Cilegon, 5 berdomisili di Kabupaten Serang, 1 berdomisili di Kota Serang, dan 1 berdomisili di Kabupaten Pandeglang.
Sementara pada Jumat (12/6/2020), tenaga medis dan pegawai di RSUD Kota Cilegon yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 11 orang, yaitu 10 asal Cilegon dan 1 warga luar daerah Cilegon.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon Yusuf Amin menjelaskan, langkah penutupan terhadap pelayanan RSUD Kota Cilegon harus diambil oleh pemerintah. Hal itu untuk memutus mata rantai penularan kepada warga yang hendak melakukan pelayanan kesehatan di RSUD Kota Cilegon.
“RSUD Kota Cilegon harus tutup sementara. Kecuali yang sedang perawatan tetap harus dilayani dan yang sifatnya emergency (darurat) saja. Jika tetap buka maka justru akan membuat klaster penularan semakin meluas,” katanya, Jumat (12/6/2020).
Yusmin panggilan akrabnya menambahkan, manajemen RSUD Kota Cilegon juga harus melakukan swab kepada seluruh tenaga medis dan pegawai. Hal itu untuk memastikan jika yang lainnya dalam kondisi aman.
“Swab semuanya. Itu harus, soalnya berpotensi sekali kontak dan tertular. Dokter, perawat pegawai dan semuanya,” paparnya.
Disisi lain Yusmin berharap pelacakan benar-benar dilakukan terhadap keluarga dan pasien yang pernah kontak. Sebab, adanya 23 tenaga medis itu menjadi klaster yang harus cepat diputus.
“Tracking harus dilakukan dengan cepat. Ini agar cepat ditangani dan diputus,” pungkasnya. (Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.