HARIANBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar menghadiri kegiatan penanaman 1.000 pohon yang digelar Polda Banten melalui Polres Cilegon di kawasan Situ Rawa Arum, Link Tegal Wangi, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial dan dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta perwakilan industri di Kota Cilegon.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Hari ini kami bersama Pak Wali Kota melaksanakan penanaman pohon sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden agar lingkungan tetap aman, sehat, resik, dan indah,” ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan tersebut merupakan upaya konkret membangun kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah sampah organik dan anorganik karena memiliki nilai ekonomis,” katanya.

Menurut Hengki, budaya menanam pohon harus terus digalakkan untuk menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

“Menanam pohon itu penting untuk keindahan dan menjaga udara tetap sehat. Jika banyak pohon, masyarakat juga akan lebih sehat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pelaku usaha, khususnya sektor pertambangan, untuk bertanggung jawab terhadap rehabilitasi lingkungan.

“Saya minta pengusaha pertambangan wajib memperbaiki lingkungan dengan menanam pohon. Jika tidak, ada sanksi pidananya,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar mengapresiasi inisiatif Polda Banten dalam menggelar kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini. Penanaman pohon menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.

Robinsar menilai kegiatan ini relevan dengan kondisi Kota Cilegon sebagai kawasan industri yang membutuhkan upaya berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Di tengah isu lingkungan dan kondisi Cilegon sebagai kota industri, kegiatan ini sangat penting sebagai langkah revitalisasi lingkungan,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Cilegon untuk terus menggalakkan gerakan penanaman pohon dengan melibatkan sektor industri.

“Kami berencana mengeluarkan edaran agar ucapan dalam berbagai kegiatan tidak lagi menggunakan karangan bunga, tetapi diganti dengan pohon untuk ditanam,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyebutkan penanaman pohon dilakukan di lahan seluas sekitar dua hektare.

“Penanaman dilakukan di lahan kurang lebih dua hektare dengan berbagai jenis pohon seperti mahoni dan mangga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dukungan berbagai pihak.

“Semoga program ini memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus mengantisipasi bencana seperti banjir di Kota Cilegon ke depan,” pungkasnya. (red)